video
 

    POP Sudah Tidak Relevan, Lebih Baik Dibatalkan Saja

    MetroTV - 30 Juli 2020 00:49 WIB
    Anggaran jadi polemik, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) minta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim hentikan Program Organisasi Penggerak (POP). Lantaran program itu dinilai tidak tepat.

    Retno menjelaskan, program POP merupakan program turunan dari Merdeka Belajar. Dan program tersebut sudah menjadi komoditas dagang sebuah perusahaan, yang pemiliknya merupakan salah satu pembisik Menteri Nadiem.

    Daripada polemik POP ini terus berkembang dan membahayakan hak dasar anak Indonesia untuk memperoleh pendidikan, ia menyarankan program ini dihentikan. Dan anggarannya dialihkan untuk pendidikan jarak jauh di masa pandemi COVID-19.

    Sehari sebelumnya, Nadiem membuat pernyataan tertulis sekaligus permintaan maaf resmi atas kisruh POP yang menyebabkan Muhammadiyah, LP Maarif NU, dan PGRI mundur dari program peningkatan kualitas guru tersebut. Selain meminta maaf, kedatangan Nadiem juga membahas sejumlah kebijakan dengan Muhammadiyah salah satunya POP.

    (ARV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Top Program
    •   Opsi
      Opsi
    •   Kick Andy
      Kick Andy
    •   Economic Challenges
      Economic Challenges
    •   360
      360
    •   I'm Possible
      I'm Possible
    •   Eagle Documentary
      Eagle Documentary
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id