video
 

    Penggali Kubur Jenazah COVID-19: Ngeri, Mencekam, Hati Deg-degan Banget

    Medcom - 13 Juli 2020 15:32 WIB
    Tak hanya tenaga medis, penggali kubur di masa pandemi COVID-19 harus bekerja ekstra keras. Salah satunya Imang Maulana yang dalam sehari harus memakamkan 30 jenazah COVID-19.

    Hari-hari Imang beberapa bulan terakhir tak lagi sama. Sejak pandemi COVID-19, pekerjaannya sebagai penggali kubur menjadi semakin krusial.

    Bunyi klakson sebanyak dua kali dari ambulans adalah sinyal bahwa jenazah yang dibawa adalah pasien COVID-19 dan harus segera dimakamkan.

    Ketika memakamkan pasien yang meninggal akibat COVID-19, tak ada lagi pemakaman konvensional. Imang harus mengenakan pakaian hazmat lengkap dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker.

    Sangat manusiawi, ada rasa takut dan cemas karena harus berada sangat dengan dengan jeazah positif COVID-19. Setiap kali membuka pintu ambulans, Imang berdoa agar terlindungi. Salah satu ikhtiarnya dengan menjalankan pemakaman sesuai protokol.

    Tanpa adanya orang lain yang terlibat dalam proses pemakaman seperti keluarga atau pemuka agama, terkadang Imang mengumandangkan azan sebelum jenazah dikebumikan.

    Setiap Hari Sabtu, Imang dan rekan-rekan menggelar salat berjemaah di musala kecil untuk mendoakan semua korban COVID-19. Iman berharap terlepas dari cara pemakaman yang tak bisa mengacu pada cara agama, doa yang mereka panjatkan bersama bisa menjadi kompensasi. APTN.

    (ARV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Top Program
    •   Opsi
      Opsi
    •   Kick Andy
      Kick Andy
    •   Economic Challenges
      Economic Challenges
    •   360
      360
    •   I'm Possible
      I'm Possible
    •   Eagle Documentary
      Eagle Documentary
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id