video
 

    Lomba Balap Lari Liar Viral di Media Sosial, 12 Orang Ditangkap

    Medcom - 15 September 2020 12:06 WIB
    Aksi balap lari liar di sejumlah daerah tengah viral di media sosial. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo pun menanggapi hal tersebut dengan memberi pernyataan berupa pelarangan kegiatan balap lari liar tersebut. Dengan alasan, aksi balap lari liar ini tanpa seizin dari pihak yang berwenang. Sambodo menuturkan aksi itu menganggu kegiatan masyarakat. Sebab, balap lari liar menutup jalan.
     
    Peserta balap lari liar ini dapat dijerat Pasal 12 ayat 1 Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Para pelanggar juga bisa dikenakan sanksi pidana baik hukuman penjara selama 18 bulan maupun sanksi denda paling banyak Rp1,5 miliar. Aturan menyebut setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan di dalam ruang manfaat jalan.
     
    Sebelumnya, sudah 12 pelaku balap lari liar di Ciledug, Kota Tangerang, Banten, ditangkap. Di Ciledug, aksi balap lari terjadi pada Kamis, 10 September 2020, sekitar pukul 00.39 WIB. Para pelaku berusia 16 sampai 21 tahun. Pembubaran ini bertujuan agar masyarakat tidak berkerumun di masa pandemi COVID-19 ini. Para pelaku beralasan menggunakan waktu kosong supaya tidak jenuh selama pandemi COVID-19.Twitter/Antara/MI.

    (ARV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Top Program
    •   Opsi
      Opsi
    •   Kick Andy
      Kick Andy
    •   Economic Challenges
      Economic Challenges
    •   360
      360
    •   I'm Possible
      I'm Possible
    •   Eagle Documentary
      Eagle Documentary
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id