video
 

    Bupati Luwu Utara Bantah Penyebab Banjir Bandang Akibat Pembukaan Lahan

    MetroTV - 16 Juli 2020 13:40 WIB
    Pemerintah Daerah Luwu Utara menetapkan status tanggap darurat selama satu bulan untuk penanganan daerah terdampak banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

    Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriany di mana sejauh ini tercatat 24 orang meninggal dunia dan 69 lainnya maish dalam proses pencarian.

    Fokus utama dalam penanganan banjir bandang yaitu membuka akses jalan yang saat ini masih tertimbung lumpur, khususnya jalan trans nasional agar bantuan dapat didistribusikan ke masyarakat yang masih terisolir.

    Terdapat empat unit excavator yang dikerahkan untuk membuka akses di Kecamatan Masamba dan enam unit dikerahkan ke Kecamatan Baebunta.

    Adapun sejumlah bantuan yang paling dibutuhkan saat ini oleh warga yaitu air bersih, sanitasi portable, perlengkapan bayi, obat-obatan dan juga logistik serta makanan siap saji.

    Sementara itu akibat banjir bandang sebanyak 4.930 rumah terendam, 10 rumah hanyut, 213 rumah tertimbun pasir dan lumpur, serta jembatan antar desa terputus.

    Bupati juga menjelaskan penyebab banjir adalah curah hujan yang tinggi dan kontur tanah yang tidak mengikat. Sehingga terjadilah longsor di 20 titik. Bupati membantah penyebab banjir bandang karena pembukaan lahan untuk tambang.

    (ARV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Top Program
    •   Opsi
      Opsi
    •   Kick Andy
      Kick Andy
    •   Economic Challenges
      Economic Challenges
    •   360
      360
    •   I'm Possible
      I'm Possible
    •   Eagle Documentary
      Eagle Documentary
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id