video
 

    Begini Jejak Kasus Maria Pauline Lumowa

    MetroTV - 09 Juli 2020 12:31 WIB
    Pelarian buron kasus pembobolan BNI senilai Rp1,7 triliun, Maria Pauline Lumowa berakhir. Maria akhirnya diekstradisi dari Serbia pada Rabu (8/7) dan tiba di Indonesia pada Kamis (9/7).

    Proses ekstradisi Maria dipimpin langsung oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Ini bersamaan dengan kunjungan kerja Yasonna ke Serbia sejak 4 Juli lalu.

    Pemerintah Indonesia secara resmi menyelesaikan proses penyerahan buron atas nama Maria Pauline Lumowa dari Pemerintah Serbia.

    Maria Pauline Lumowa adalah salah satu tersangka pelaku pembobolan kas BNI Cabang Kebayoran Baru lewat Letter of Credit fiktif. Kasusnya berawal pada periode Oktober 2002 hingga Juli 2003. Di mana saat itu BNI mengucurkan pinjaman senilai USD136 juta dan 56 juta Euro atau setara dengan Rp1,7 triliun dengan kurs saat itu kepada PT Gramarindo Group yang dimiliki Maria Pauline Lumowa dan Adrian Waworuntu.

    Sebelum ditetapkan tersangka, Maria telah terbang ke Singapura pada September 2003. Kemudian terbanga ke Belanda pada 2009. Ia akhirnya ditangkap di Serbia.

    Butuh waktu 17 tahun bagi pemerintah Indonesia untuk menangkap Maria. Maria kabur satu bulan sebelum ditetapkan tersangka.

    Menkumham Yasonna Laoly mengumumkan langsung proses handing over (penyerahan buron) dari pemerintah Serbia. Lebih lanjut Yasonna menyebutkan Indonesia dan Serbia memang belum saling terlibat perjanjian ekstradisi. Namun, permintaan ekstradisi Maria Lumowa dikabulkan karena adanya asas timbal balik. Sebelumnya pemerintah Indonesia mengabulkan permintaan Serbia untuk mengekstradisi pelaku pencurian nasabah Nikolo Iliev pada 2015.

    (ARV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Top Program
    •   Opsi
      Opsi
    •   Kick Andy
      Kick Andy
    •   Economic Challenges
      Economic Challenges
    •   360
      360
    •   I'm Possible
      I'm Possible
    •   Eagle Documentary
      Eagle Documentary
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id