video
 

    'Sampah Impor', Indonesia Tak Boleh Jadi Tempat Sampah Negara Maju

    Medcom - 28 Agustus 2019 12:42 WIB
    Pemerintah menegaskan Indonesia bukan 'tempat sampah' negara-negara maju. Oleh karena itu, saat ini, pemerintah akan memperketat aturan impor scrap plastik dan kertas. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengatakan, sampai saat ini pihaknya telah mengekspor kembali 400 kontainer scrap plastik dan kertas yang mengandung sampah dan limbah. Menurutnya, masih ada 1.262 hingga 1.380 kontainer yang akan diperiksa lebih lanjut.

    Impor scrap plastik dan kertas itu bermacam-macam. Mulai dari infus bekas, pampers bekas, ampul suntik bekas, hingga aki bekas. Sampah-sampah itu, berasal dari negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Australia, Inggris, Jerman, hingga Hong Kong. Antara Foto/Zabur Karuru.

    (ARV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Top Program
    •   Opsi
      Opsi
    •   Kick Andy
      Kick Andy
    •   Economic Challenges
      Economic Challenges
    •   360
      360
    •   I'm Possible
      I'm Possible
    •   Eagle Documentary
      Eagle Documentary

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id