video
 

    Ratusan Paus Terdampar di Perairan Tasmania, Sebagian akan Disuntik Mati

    Medcom - 25 September 2020 23:40 WIB
    Sebanyak 460 ekor paus terdampar di beberapa lokasi dekat Macquarie Heads, sekitar 190 kilometer dari Hobart, Tasmania. Peristiwa ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah pendamparan di Australia. Di antara jumlah tersebut, hanya 88 yang sudah berhasil diselamatkan sementara 380 ekor mati dan beberapa lainnya masih terdampar dan dalam keadaan kritis.

    Usaha penyelamatan difokuskan pada paus yang memiliki kemungkinan terbesar untuk hidup. Usaha tersebut dilakukan oleh petugas dengan menarik hewan tersebut ke perairan dalam ke mana mereka dilepaskan, dengan harapan mereka tidak akan kembali perairan dangkal untuk bersatu dengan rombongan mereka.

    Namun tim penyelamat mengatakan empat paus yang masih hidup dan terlalu lelah untuk diselamatkan harus disuntik mati.

    "Jika mereka masih hidup dan tergenang air, masih ada harapan. Namun, seiring berjalannya waktu, mereka menjadi semakin lelah dan kemungkinan bertahan hidupnya berkurang." ungkap manajer regional 'Parks and Wildlife Tasmania' Nic Deka, Rabu malam

    "Ini adalah hewan-hewan yang telah kami beri kesempatan, kami telah mencoba melepaskannya tetapi mereka tidak bisa bertahan dengan baik," Kris Carlyon dari Marine Conservation Project menjelaskan. APTN

    (ARV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Top Program
    •   Opsi
      Opsi
    •   Kick Andy
      Kick Andy
    •   Economic Challenges
      Economic Challenges
    •   360
      360
    •   I'm Possible
      I'm Possible
    •   Eagle Documentary
      Eagle Documentary
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id