video
 

    Usai Menghilang, Wali Kota Seoul Ditemukan Tewas di Gunung

    Medcom - 10 Juli 2020 14:59 WIB
    Wali Kota Seoul, Korea Selatan Park Won-soon ditemukan tewas setelah tujuh jam sebelumnya dinyatakan hilang. Putri Park melaporkan dirinya hilang setelah menemukan sebuah pesan di rumah mereka, Jumat, 10 Juli 2020.
     
    Laporan hilang Park dilaporkan pada Kamis 9 Juli pukul 5.17 sore waktu setempat. Putri Park mengatakan, sosok yang menjadi panutan itu meninggalkan sebuah pesan seperti wasiat dengan kondisi telepon seluler dalam keadaan mati. Lebih dari 770 petugas polisi, pemadam kebakaran dan ambulans dimobilisasi untuk mencari pria berusia 64 tahun itu. Jasad Park akhirnya ditemukan di Gunung Bukak, Seongbuk-gu.

    “Tidak ada catatan bunuh diri yang tertinggal, dan barang-barangnya ditemukan di dekatnya,” kata Choi Ik-soo, seorang pejabat di departemen Kejahatan Badan Kepolisian Metropolitan Seoul, seperti dikutip CNN, Jumat 10 Juli 2020.

    Putri Park menelepon polisi pada Kamis (9/7/2020) pukul 17.17 waktu setempat dan mengatakan ayahnya. Park meninggalkan kediamannya di pusat Seoul, Jongno sekitar pukul 10.44 waktu setempat, mengenakan topi hitam, jaket gelap, celana hitam, sepatu abu-abu dan membawa ransel hitam. Menurut Yonhap News Agency, rekaman CCTV menunjukkan Park tiba dengan taksi di Waryong Park di lingkungan berbukit di Jongno pada pukul 10.53 waktu setempat. Petugas polisi Lee Byeong-seok mengatakan kepada wartawan, Park diidentifikasi oleh kamera keamanan pada pukul 10.53 di pintu masuk bukit, lebih dari enam jam sebelum putrinya menelepon polisi untuk melaporkan dia hilang. Tidak lama setelah menerima laporan dia hilang, petugas polisi melancarkan operasi pencarian besar-besaran di sekitar daerah yang melibatkan ratusan petugas, drone dan anjing pelacak. Mayatnya ditemukan di dekat tas, botol air, ponsel, peralatan tulis, dan kartu nama Park sendiri. Petugas pemadam kebakaran Jeong Jin-hyang mengatakan kepada wartawan, penyelamat menggunakan anjing untuk mencari Park daerah berbahaya di perbukitan. Pada pukul 03.30 Jumat pagi, jenazah Park ditempatkan di kamar mayat Rumah Sakit Universitas Nasional Seoul di bangsal yang sama. APTN


    (ARV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Top Program
    •   Opsi
      Opsi
    •   Kick Andy
      Kick Andy
    •   Economic Challenges
      Economic Challenges
    •   360
      360
    •   I'm Possible
      I'm Possible
    •   Eagle Documentary
      Eagle Documentary
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id