video
 

    Johnson & Johnson Hentikan Sementara Uji Vaksin COVID-19

    Medcom - 13 Oktober 2020 11:15 WIB
    Perusahaan farmasi Amerika Serikat, Johnson & Johnson menghentikan sementara studi vaksin COVID-19, setelah ditemukan efek samping pada relawan berupa penyakit yang tidak dapat dijelaskan. Uji klinis ini akan dilakukan kepada 60.000 pasien, namun aturan untuk berhenti telah dipenuhi oleh perusahaan farmasi tersebut. Sistem online yang digunakan untuk mendaftarkan pasien dalam penelitian telah ditutup dan data serta pemantauan keamanan akan dikumpulkan.
     
    Pekan lalu, Uni Eropa mengumumkan telah menyegel kesepakatan dengan Johnson & Johnson untuk memasok hingga 400 juta dosis vaksin COVID-19 potensial. Kesepakatan itu adalah kontrak pembelian setelah kesepakatan dengan AstraZeneca dan Sanofi. Jumlah dosis yang diamankan oleh UE untuk populasi sebelumnya 450 juta, menjadi 1,1 miliar.
     
    Berdasarkan ketentuan kesepakatan, 27 negara UE akan dapat memesan hingga 400 juta dosis vaksin potensial setelah disahkan oleh regulator obat UE. Untuk mengamankan vaksin, UE melakukan pembayaran uang muka kepada Johnson & Johnson secara rahasia. UE mengkonfirmasi kesepakatan itu dalam sebuah pernyataan dengan menegaskan kembali rencana untuk mengalokasikan hingga 500 juta dosis tambahan ke negara-negara miskin mulai pertengahan 2021.AFP.

    (ARV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Top Program
    •   Opsi
      Opsi
    •   Kick Andy
      Kick Andy
    •   Economic Challenges
      Economic Challenges
    •   360
      360
    •   I'm Possible
      I'm Possible
    •   Eagle Documentary
      Eagle Documentary
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id