video
 

    Macron Bantah Telah Menghina Nabi Muhammad

    Medcom - 02 November 2020 13:43 WIB
    Presiden Prancis Emmanuel Macron menyanggah bila disebut telah menghina Nabi Muhammad. Macron mengaku hanya melindungi hak masyarakat untuk kebebasan menggambar.
    Dirinya juga mengeluhkan banyaknya serangan lewat media sosial yang ditujukan kepadanya. Dalam sebuah wawancara dengan wartawan Aljazeera, Minggu (1/11), Macron menepis tudingan bahwa dirinya melakukan penghinaan terhadap agama Islam.

    "Saya melihat di jejaring sosial di media Arab banyak terjemahan palsu (dari apa yang saya katakan). Itu bohong. Mereka membuat seolah saya mengatakan saya mendukung kartun, mengejek Nabi. Saya tidak pernah mengatakan itu, tegas Macron.

    Presiden dari Partai Sosialis Prancis itu juga memberikan klarifikasi dan pendapatnya tentang karikatur charlie hebdo yang menuai kontroversi.

    "Karikatur ini, menyentuh semua agama, semua. Tidak ada gambar yang khusus ditujukan untuk menentang agama tertentu, dan kedua saya katakan bahwa saya melindungi hak menggambar kartun ini, karena itu adalah peran saya. Saya pribadi berpikir bahwa kita perlu, dalam masyarakat, saling menghormati antara orang-orang tetapi bukan peran saya sebagai Presiden untuk membatasi hak ini karena beberapa orang dikejutkan oleh sesuatu, karena kemudian saya akan memaksakan kepada negara suatu tatanan moral atau agama." , ucap Macron.

    (ARV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Top Program
    •   Opsi
      Opsi
    •   Kick Andy
      Kick Andy
    •   Economic Challenges
      Economic Challenges
    •   360
      360
    •   I'm Possible
      I'm Possible
    •   Eagle Documentary
      Eagle Documentary
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id