video
 

    Pemerintah Berencana Kurangi Subsidi Listrik 2022

    MetroTV - 03 Juni 2021 12:22 WIB
    Pemerintah berencana menekan subsidi listrik pada tahun depan menjadi Rp39,5 triliun. Angka ini lebih rendah dari anggaran subsidi listrik yang diusulkan dalam RAPBN 2022 sebesar Rp61,83 triliun.

    Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR hari Rabu (2/6/21) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif menyebut pihaknya mencatat sekitar 58,2 persen dari usulan anggaran subsidi listrik 2022 sebesar Rp61,83 triliun akan diserap untuk pelanggan golongan daya 450 volt amper tapi penyaluran subsidi tersebut dinilai tidak tepat sasaran. Karena dari 24,49 juta pelanggan 450 VA sebanyak 15,19 juta pelanggan tidak masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial DTKS yang menjadi dasar pemberian subsidi listrik.

    Menteri ESDM menyebut perlu pemilahan data golongan pelanggan rumah tangga dengan daya 450 volt ampere yang tidak berhak menerima subsidi. Pelanggan yang tidak berhak menerima subsidi adalah mereka yang tidak masuk dalam DTKS yang menjadi dasar pemberian subsidi listrik. Dari pemilahan data golongan ini, ada potensi penghematan hingga Rp22,33 triliun.

    (ARV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Top Program
    •   Opsi
      Opsi
    •   Kick Andy
      Kick Andy
    •   Economic Challenges
      Economic Challenges
    •   360
      360
    •   I'm Possible
      I'm Possible
    •   Eagle Documentary
      Eagle Documentary
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id