Optimisme Pertumbuhan Ekonomi di Masa Pandemi

    M Rodhi Aulia - 12 November 2020 21:09 WIB
    Optimisme Pertumbuhan Ekonomi di Masa Pandemi
    Ketua Komisi XI DPR Dito Ganinduto (Foto:MI/Adam DP)
    PANDEMI covid-19 berdampak pada perekonomian Indonesia. Pemerintah dan pihak terkait berusaha mengurangi dampak tersebut.

    Hasilnya tidak sia-sia. Pertumbuhan ekonomi pada triwulan-III 2020 tumbuh menjadi -3,49 persen (YoY) jika dibandingkan dengan triwulan-II 2020 sebesar -5,32% (YoY).

    Pertumbuhan ekonomi di triwulan-III ini antara lain karena program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan akselerasi stimulus fiskal yang terus digenjot. Hingga 9 November 2020, program PEN telah terealisasi Rp383,01 triliun atau 55,1 persen dari pagu Rp695,2 triliun. 

    Ketua Komisi XI DPR Dito Ganinduto berharap pencapaian di triwulan III ini menjadi semangat baru untuk masa mendatang. Dito mendukung akselerasi penyerapan belanja APBN 2020 dan program PEN di triwulan-IV 2020. 

    Menurut Dito, akselerasi ini penting untuk sejumlah hal. Di antaranya untuk menangani permasalahan kesehatan akibat pandemi, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan aktivitas dunia usaha kembali bangkit.

    Tentu, kata Dito, akselerasi ini membutuhkan koordinasi dan sinergi semua pihak terkait. Koordinasi dan sinergi yang sudah terbangun selama ini harus diperluas demi perekonomian dan stabilitas sistem keuangan Indonesia.

    "Saya berharap optimisme dari seluruh masyarakat, pelaku usaha, dan market  bahwa momentum pemulihan bisa berlanjut ke depan sehingga kita bersama-sama dapat melewati dampak terburuk dari pandemi covid-19 ini berhasil dilewati," kata Dito kepada wartawan, Kamis 12 November 2020.

    Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan anggaran belanja negara masih tersisa sekitar Rp1.200 triliun. Kemudian anggaran PEN masih tersisa separuh dari pagu yang disediakan.

    Sri menegaskan, pihaknya siap mengakselerasi realisasi belanja negara dan PEN tersebut. Namun terkait PEN, pihaknya tidak mau asal membelanjakan.

    "Program PEN juga akan terus kita fokuskan, dan tidak hanya sekedar membelanjakan tapi kita juga akan melihat dengan berbagai survei dampaknya dan tentu dari sisi targeting-nya," kata Sri dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Kamis 12 November 2020.

     (DHI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id