[Cek Fakta] Parlemen Denmark Menyetujui Penggunaan Cadar? Ini Faktanya

    Wanda Indana - 11 November 2019 15:30 WIB
    [Cek Fakta] Parlemen Denmark Menyetujui Penggunaan Cadar? Ini Faktanya
    Tangkapan layar pemberitaan palsu dari media sosial
    Beredar kabar yang menyebut parlemen Denmark menyetujui penggunaan cadar di ruang publik. Informasi itu menyebar melalui media sosial.

    Akun facebook Idris Hady ikut membagikan kabar tersebut. Pemilik akun membagikan tautan video ke laman grup ALIANSI JURNALIS, AKTIVIS & LSM NASIONAL, Jumat 8 November 2019. Terlihat, video itu memperlihatkan seorang polisi wanita memeluk seorang wanita yang mengenakan cadar di trotoar kota.

    Akun itu juga manambahkan narasi bertuliskan:

    INFO DIBAWAH:

    Seorang polisi Denmark menyampaikan kepada seorang wanita yg bercadar, bhw: Parlemen telah memutuskan utk menyutujui penggunaan cadar/niqab bagi warga muslimah di negara Denmark.
    HALLO....INDONESIAKU...
    HALLO....INDOMESIAKU...
    YANG MAYORITAS UMMAT ISLAM..!!!
    YANG GEMA TAKBIR..
    YANG GEMA TAKBIR...
    YANG GEMA TAKBIR....
    SEBAGAI PEMERSATU UMMAT ISLAM, UNTUK MENGUSIR PENJAJAH...!!!
    Kondisinya terbalik yaa...???
    (katanya...penduduknya mayoritas muslim..!) Lupa sejarah ya...???



    [Cek Fakta] Parlemen Denmark Menyetujui Penggunaan Cadar? Ini Faktanya


    Penelusuran:
    Setelah dilakukan penelusuran oleh tim Cek Fakta Medcom.id, klaim yang menyebut parlemen Denmark menyetujui penggunaan cadar di ruang publik adalah salah.

    Dilansir pemberitaan Medcom.id, melalui artikel-video berjudul "Denmark Larang Penggunaan Cadar di Ruang Publik" yang tayang pada Minggu 12 Agustus 2018, menyebut Denmark menjadi negara Eropa ke enam yang melarang penggunaan cadar dan jenis pakaian penutup wajah lainnya. Aturan itu berlaku inklusif, tidak hanya ditujukan kepada pemilik agama tertentu.

    Disebutkan, UU Denmark mengizinkan warganya untuk menutup wajahnya di ruang publik, namun masih harus bisa dikenali. Misalnya saja, menutup wajah saat musim dingin atau menggunakan sepeda motor.

    Sementara itu, peristiwa yang terekam dalam video yang disebar Idris Hady adalah momen ketika aksi penolakan aturan pelarangan cadar di Ibu Kota Kopenhagen. Insiden itu terjadi pada 1 Agustus 2018, hari pertama di mana aturan larangan penutup wajah di Denmark mulai berlaku.


    Kesimpulan:
    Klaim yang menyebut parlemen Denmark menyetujui penggunaan cadar di ruang publik adalah salah.


    Referensi:
    https://video.medcom.id/metro-news/VNx7nv1K-denmark-larang-penggunaan-cadar-di-ruang-publik


    Sumber:
    https://www.facebook.com/idris.hady
    https://www.facebook.com/groups/1911702505579696/permalink/2543343949082212/

     



    (WAN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id