[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Idulfitri Bebarengan dengan Kenaikan Isa Almasih Hanya Terjadi di Era Jokowi? Ini Faktanya

    Whisnu Mardiansyah - 13 Mei 2021 15:52 WIB
    [Cek Fakta] Idulfitri Bebarengan dengan Kenaikan Isa Almasih Hanya Terjadi di Era Jokowi? Ini Faktanya
    Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook



    Beredar sebuah narasi yang menyebutkan Hari Raya Idulfitri yang bebarengan dengan Peringatan Kenaikan Isa Almasih baru pertama terjadi. Ini sengaja dilakukan oleh rezim pemerintahan Joko Widodo.

    Akun facebook Wahyu W W membagikan narasi ini pada 12 Mei 2021. Berikut narasi yang diunggah.
     

    "Cuma di rejim ini, hari raya idul fitri berbarengan dnegan hari kenaikan isa almasih.

     



    Jangan2 ada upaya sinkretisme dan pendangkalan akidah umat.

    #MajukanIdulFitriSatuHari"


    [Cek Fakta] Idulfitri Bebarengan dengan Kenaikan Isa Almasih Hanya Terjadi di Era Jokowi? Ini Faktanya

    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom, klaim Hari Raya Idulfitri yang bebarengan dengan Peringatan Kenaikan Isa Almasih baru pertama terjadi baru pertama terjadi adalah salah. Faktanya, tercatat dua perayaan ibadah ini pernah dirakayakan bebarengan sebelumnya.

    Dilansir kompas.com, kejadian perayaan Idul Fitri bertepatan dengan Kenaikan Isa Almasih ini bisa dikatakan jarang, karena hanya pernah terjadi pada 1727 Masehi dan 1139 Hijriah. 

    Setelah tahun 2021 ini, maka kejadian serupa akan terulang lagi di tahun 2248 Masehi atau 1676 Hijriah. Sebelumnya, hari raya Idul Fitri juga pernah beriringan dengan peringatan Kenaikan Isa Almasih yakni pada tahun 1791, 1889, dan 1987 Masehi.

    [Cek Fakta] Idulfitri Bebarengan dengan Kenaikan Isa Almasih Hanya Terjadi di Era Jokowi? Ini Faktanya

    Dilansir dari lapan.go.id, Kenaikan Isa Almasih diperingati 40 hari setelah Paskah Sabtu, atau 39 hari setelah Paskah Minggu atau 41 hari setelah Jumat Agung. 

    Sehingga, peringatan Kenaikan Isa Almasih ini selalu jatuh pada hari Kamis sesuai dengan ketentuan tersebut. Dengan demikian, penentuan yang paling penting dalam peringatan ini adalah perhitungan hari raya Paskah. Andi menjelaskan, hari raya Paskah dalam perhitungannya mengacu pada metode yang dibuat oleh Spencer Jones dalam bukunya yang berjudul General Astronomy pada halaman 73-74 edisi tahun 1922.

    Hari Raya Paskah selalu jatuh pada hari Minggu, setelah Purnama Liturgi (Ecclesiastrical Full Moon) yang mana purnama tersebut jatuh setelah Ekuinoks Musim Semi.

    Purnama liturgi beriringan dengan purnama astronoms dengan selisih 1-2 hari, tapi bisa juga berselisih hingga 1 lunasi atau periode sidonis bulan. Dalam perhitungan peringatan Kenaikan Isa Almasih, maka purnama liturgi yang dijadikan patokan. 

    Pada 2021 ini, Purnama Liturgi terjadi pada Minggu, 28 Maret 2021. Sejak hari itu, memasuki Pekan Palma dan Hari Raya Paskah ditetapkan seminggu setelahnya, yakni pada Minggu, 4 April 2021. Sesuai dengan metode perhitungan yang disebutkan di atas, 39 hari setelah 4 April jatuh pada 13 Mei. Sehingga, peringatan Kenaikan Isa Almasih tahun 2021 jatuh pada hari Kamis, 13 Mei 2021 Masehi.

    Sedangkan penentuan Hari Raya Idulfitri, berdasarkan perhitungan (hisab) dan pantauan (hilal). Sebagai informasi, ijtimak adalah sebutan untuk konjungsi geosentris, yakni peristiwa di mana Bumi dan Bulan berada di posisi bujur langit yang sama jika diamati dari Bumi, dan terjadi setiap 29,531 hari sekali (satu bulan sinodik). 

    Pada hari tersebut, ijtimak akan terjadi mulai pukul 01.59 WIB, 02.59 WITA atau 03.59 WIT. Wilayah yang paling awal mengalami konjungsi geosentris ini adalah di Merauke, Papu pada pukul 17.37 WIT, dan paling akhir adalah wilayah Sabang, Aceh pada pukul 18.46 WIB. 

    Berdasarkan data hilal awal Syawal 1442 H di atas, dikarenakan posisi hilal minus (-), maka hilal tidak akan teramati pada tanggal 11 Mei 2021. Sedangkan pada tanggal 12 Mei 2021 berdasarkan ilmu astronomi dan data rekor hilal terlihat oleh BMKG serta jika cuaca cerah (terutama di ufuk Barat), potensi sedang - besar hilal terlihat (teramati).

    Sehingga, meskipun keputusan sidang isbat belum diumumkan, dapat disimpulkan bahwa Idul Fitri 1442 Hijriah jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021 Masehi yang bertepatan dengan kenaikan Isa Almasih.

    [Cek Fakta] Idulfitri Bebarengan dengan Kenaikan Isa Almasih Hanya Terjadi di Era Jokowi? Ini Faktanya

    Kesimpulan:
    Klaim Hari Raya Idulfitri yang bebarengan dengan Peringatan Kenaikan Isa Almasih baru pertama terjadi baru pertama terjadi adalah salah. Faktanya, tercatat dua perayaan ibadah ini pernah dirakayakan bebarengan sebelumnya.

    Informasi ini jenis hoaks fabricated content (konten palsu). Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta. Biasanya, fabri
    [Cek Fakta] Idulfitri Bebarengan dengan Kenaikan Isa Almasih Hanya Terjadi di Era Jokowi? Ini Faktanya
    Referensi:
    1.https://edukasi.sains.lapan.go.id/artikel/idul-fitri-1442-h-bertepatan-dengan-kenaikan-isa-almasih-2021-m/291
    2.https://www.kompas.com/sains/berita/160100823-idul-fitri-1442-hijriah-bertepatan-dengan-peringatan-kenaikan-isa-almasih?
    3.https://archive.fo/MNNnd


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel [email protected] atau WA/SMS ke nomor 082113322016




    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id