[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Seorang Anggota Polisi Jual Senjata Made in China ke Teroris KKB Papua? Ini Cek Faktanya

    Wanda Indana - 07 Mei 2021 16:00 WIB
    [Cek Fakta] Seorang Anggota Polisi Jual Senjata <i>Made</i> <i>in</i> <i>China</i> ke Teroris KKB Papua? Ini Cek Faktanya
    Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook



    Beredar tangkapan layar sebuah artikel yang menarasikann seorang anggota polisi menjual senjata buatan tiongkok ke teroris KKB Papua. Pada foto hasil tangkapan layar itu terdapat logo CNN Indonesia.  

    Akun Facebook Devan Baskara membagikan tangkapan layar itu pada 29 April 2021. Berikut narasi yang terdapat pada kolase foto yang beredar:

     



    "SEORANG ANGGOTA POLISI JUAL SENJATA SERBU AK-47 DAN PISTOL FN MADE IN CINA BESERTA AMUNISI KE TERORIS KKB PAPUA" 

    "Seorang Anggota Polisi dari satuan Densus 88 bernama Bernard Silalahi, Asli Batak, Agama Kristen Protestan, berpangkat Aipda dari Kapolres Medan, tertangkap Operasi Gabungan antara Kepolisian & Tni. Oknum Polisi tersebut sudah 7 kali menjual senjata jenis AK-47 sebanyak 20 senjata serbu beserta 5.000 butir peluru. Dan juga pistol jenis FN buatan Cina beserta amunisinya kepada Gerombolan KKB Papua"



    [Cek Fakta] Seorang Anggota Polisi Jual Senjata <i>Made</i> <i>in</i> <i>China</i> ke Teroris KKB Papua? Ini Cek Faktanya


    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran, klaim bahwa adanya artikel dari CNN Indonesia yang berjudul “Seorang Anggota Polisi Jual Senjata Serbu AK-47 dan Pistol FN Made in Cina Beserta Amunisi ke Teroris KKB Papua” adalah salah. Faktanya, gambar tersebut telah diedit. 

    Pencarian di situs CNN Indonesia tidak ditemukan satupun artikel yang sesuai dengan klaim tersebut. Informasi adalah hoaks lama yang didaur ulang. Tim Cek Fakta Medcom.id banyak memeriksa klaim semacam itu dengan mencatut nama media. 

    Seperti pada isu pembakar Bendera PDIP, Ustaz Maaher At-Thuwailibi meninggal karena disuntik vaksin, CIA Bongkar Identitas Jokowi dan Sebut Indonesia Condong ke Komunis, dan lain-lain. Semua informasi hoaks itu mencatutu CNN Indonesia atau media lainnya untuk mengecoh publik. 



    [Cek Fakta] Seorang Anggota Polisi Jual Senjata <i>Made</i> <i>in</i> <i>China</i> ke Teroris KKB Papua? Ini Cek Faktanya
    Contoh artikel cek fakta dari hoaks yang mencatut nama media. 

     

    Baca Juga: [Cek Fakta] Said Aqil Sebut Tiongkok Bukan Negara Komunis, Yang Komunis Justru Arab? Ini Faktanya



    Kesimpulan:
    Klaim bahwa adanya artikel dari CNN Indonesia yang berjudul “Seorang Anggota Polisi Jual Senjata Serbu AK-47 dan Pistol FN Made in Cina Beserta Amunisi ke Teroris KKB Papua” adalah salah. Faktanya, hoaks gaya lama, gambar tersebut telah diedit. 


    Informasi ini jenis hoaksmanipulated content(konten manipulasi).Manipulated contentatau konten manipulasi biasanya berisi hasil editan dari informasi yang pernah diterbitkan media-media besar dan kredibel. Gampangnya, konten jenis ini dibentuk dengan cara mengedit konten yang sudah ada dengan tujuan untuk mengecoh publik.



    [Cek Fakta] Seorang Anggota Polisi Jual Senjata <i>Made</i> <i>in</i> <i>China</i> ke Teroris KKB Papua? Ini Cek Faktanya



    Referensi:
    1. https://turnbackhoax.id/2021/05/07/salah-gambar-artikel-cnn-indonesia-seorang-anggota-polisi-jual-senjata-serbu-ak-47-dan-pistol-fn-made-in-cina-beserta-amunisi-ke-teroris-kkb-papua/
    2. https://archive.ph/17DZM


    *Kami sangatsenang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel [email protected] atau WA/SMS ke nomor 082113322016

     

    (WAN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id