[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Cawalkot Hendi Sebut Refocusing Anggaran Covid-19 di Semarang Rp300 Miliar? Ini Faktanya

    Whisnu Mardiansyah - 02 Desember 2020 22:12 WIB
    [Cek Fakta] Cawalkot Hendi Sebut <i>Refocusing</i> Anggaran Covid-19 di Semarang Rp300 Miliar? Ini Faktanya
    Tangkapan layar Calon Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau Hendi dalam debat putaran kedua Pilwalkot Semarang 2020 yang disiarkan Metro TV dan Kanal Youtube Medcom.id, Selasa 2 Desember 2020
    Calon Wali Kota (Cawalkot) Semarang, Jawa Tengah, Hendrar Prihadi atau Hendi menyebut refocusing anggaran untuk penanganan covid-19 di wilayahnya mencapai Rp300 miliar. Hal itu disampaikan dalam debat Pilwakot Semarang 2020.
     

    "Kita masih tetap fokus pada aspek kesehatan. Terbukti refocusing anggaran hampir Rp300 miliar. Kita arahkan untuk penanganan medis," kata Hendrar Prihadi dalam Debat Pilwakot Semarang, Rabu, 2 November 2020.


    Benarkah refocusing anggaran Kota Semarang untuk penanganan covid-19 hampir Rp300 Miliar, berikut faktanya.

    [Cek Fakta] Cawalkot Hendi Sebut <i>Refocusing</i> Anggaran Covid-19 di Semarang Rp300 Miliar? Ini Faktanya

    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom.id, klaim refocusing anggaran Kota Semarang untuk penanganan covid-19 sebesar Rp300 miliar adalah salah. Faktanya, total anggaran hasil refocusing untuk penanganan Covid-19 di Kota Semarang sekitar Rp 200 miliar. 

    Dilansir tagar.id, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kota Semarang Endang Sarwiningsih mengatakan, total anggaran untuk penanganan Covid-19 di Kota Semarang sekitar Rp 200 miliar. Total anggaran tersebut adalah hasil refocusing atau pengalihan di anggaran APBD Perubahan tahun 2020.

    “Dan anggaran itu termasuk dari anggaran murni APBD Kota Semarang tahun 2020 untuk penanganan pandemi Corona yakni sebesar Rp 5 miliar. Hingga per tanggal 27 Agustus 2020, realisasi penggunaan anggaran mencapai sebesar Rp 103 miliar,” terang Endang, Rabu, 16 September 2020.

    Adapun rincian penggunaan anggaran tersebut, yaitu untuk bidang kesehatan dan jaring pengaman sosial. 

    “Selain digunakan untuk kesehatan, juga mengurangi dampak ekonomi. Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mencegah ekonomi terpuruk, sehingga sedikit banyak membantu masyarakat dan sekaligus mengontrol harga agar stabil,” tutur dia. 

    Kepala Bidang Anggaran BPKAD Budi Setyo menambahkan adanya instruksi untuk refocusing atau pengalihan, terkumpul dana sekitar Rp 200 miliar untuk penanganan Covid-19. Didapat dari belanja tidak langsung, belanja barang, jasa modal dan kegiatan lain yang bisa diefisiensikan atau ditunda pelaksanaannya.

    [Cek Fakta] Cawalkot Hendi Sebut <i>Refocusing</i> Anggaran Covid-19 di Semarang Rp300 Miliar? Ini Faktanya

    Kesimpulan:
    Klaim refocusing anggaran Kota Semarang untuk penanganan covid-19 sebesar Rp300 miliar adalah salah. Faktanya, total anggaran hasil refocusing untuk penanganan Covid-19 di Kota Semarang sekitar Rp 200 miliar. 


    Referensi:
    https://www.tagar.id/penjelasan-pemkot-semarang-soal-anggaran-covid19


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
     



    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id