Pencopotan Kolonel Hendi Suhendi Karena Sering Razia TKA Tiongkok? Ini Faktanya

    Wanda Indana - 17 Oktober 2019 17:58 WIB
    Pencopotan Kolonel Hendi Suhendi Karena Sering Razia TKA Tiongkok? Ini Faktanya
    Tangkapan layar pemberitaan palsu dari media sosial
    Pesan berantai terkait pencopotan Kolonel Kav Hendi Suhendi sebagai Komandan Distrik Militer (Dandim) 1417 kendari, Sulawesi Tenggara, menyebar ke grup-grup percakapan WhatsApp. Pesan tersebut menyebut, pencopotan Kolonel Hendi lantaran sering merazia tenaga kerja asing asal Tiongkok.

    Pesan itu juga menyebar ke berbagai media sosial. Di lini masa Facebook, akun Chiang Sutoyo, salah satu akun yang ikut menyebarkan pesan tersebut.

    Akun itu membagi pesan terkait pencopotan Kolonel Hendi ke grup Facebook bernama Prabowo Sandi- The Next President 2019- 2024. Unggahan Chiang Sutoyo sudah dibagikan sebanyak 137 kali dan mendapat 54 komentar.


    Isi lengkap pesan berantai terkait pencopotan Kolonel Hendi sebagai berikut:

    Copas,,,,,

    SIAPA KAH KOLONEL HENDI SUHENDI YANG MEMBUAT GENTAR KUBU JOKOWI ?

    Eks dandim kendari Hendi Suhendi Tetap ikhlas Dan tabah Menerima Keputusan Pimpinan nya Untuk mencopot jabatannya sebagai Dandim kendari.

    Ternyata Selama ini Riwayatnya Kariernya yg luar biasa membuat banyak Orang Iri dan ingin menjatuhkanya.

    Ketegasanya Kepada imigran Gelap Dari Tiongkok yg menjadi Buruh di Kendari Banyak membuat Pusing Pemerintah RRC TIONGKOK.

    Beberapa kali Dia menggerebek dan merazia Pabrik2 yg di curigai Menampung ribuan Pekerja asing ilegal dri china.

    Karna Hal tsb banyak yg ingin menjatuhkan beliau agar aman TKA Ilegal tiongkok.

    Berbagai cara di lakukan namun Tak berhasil.

    Begitu Mendengar Berita Istri Dandim kendari memposting sesuatu yg diduga menyindir Wiranto.

    KSAD Andika Perkasa yang merupakan Menantu Dari Hendropriyono tak mau Kehilangan kesempatan untuk mencopot hendi Suhendi dari jabatannya.

    Padahal postingan istrinya Tak menyebutkan nama siapapun.

    Namun apa respon Hendi Suhendi mendengar dia akan di copot dari jabatannya.?

    Dia hanya tersenyum ikhlas sambil merangkul sang istri.

    Luar biasaaaa Jiwa seorang prajurit yg benar2 Berjiwa ksatria.

    *#savedandimkendari*
    *#savehendisuhendi*



    Pencopotan Kolonel Hendi Suhendi Karena Sering Razia TKA Tiongkok? Ini Faktanya




    Penelusuran Fakta:
    Setelah dilakukan penelusuran dengan merujuk pemberitaan Medcom.id, dasar pencopotan Kolonel Hendi dari jabatannya Komandan Distrik Militer 1417 Kendari, Sulawesi Tenggara, karena unggahan istrinya di media sosial. Unggahan tersebut diyakini bermuatan ujaran kebencian terkait insiden penusukan Menko Polhukam Wiranto.

    Terkait narasi yang menyebut pencopotan Kolonel Hendi karena sering merazia tenaga kerja asing asal Tiongkok, tak benar. Pernyataan tersebut hanya mengaitkan pencopotan Dandim Kendari dengan premis sentimen anti-Tiongkok tanpa bukti.  

    Tidak ada pemberitaan dari sumber kredibel yang mendukung atau menguatkan pernyataan yang menyebut pemberhentian Kolonel Hendi karena pernah melakukan Razia, penangkapan atau pengrebekan prabrik yang dicurigai menampung ribuan tenaga kerja asal Tiongkok di Kendari.

    Selanjutnya, pernyataan yang menyebut "KSAD Andika Perkasa merupakan Menantu dari Hendropriyono tak mau kehilangan kesempatan untuk mencopot Hendi Suhendi [Eks Dandim Kendari ] dari Jabatannya" juga tak memiliki bukti. Terkait hal ini, tidak korelasi antara Jabatan maupun hubungan KASD Andika Perkasa sebagai menantu Hendropriyono dengan pencopotan Kolonel Hendi.

    Dilansir dari medcom.id, Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa dalam konferensi persnya sudah menjelaskan alasan pemberhentian kepada dua anggota TNI, yakni Kolonel Hendi dan Serda Z. Pemberian sanksi lantaran istri mereka mencibir peristiwa penusukan yang dialami Menko Polhukam Wiranto di media sosial.

    Kedua istri anggota TNI didorong untuk diproses ke peradilan umum karena diduga melanggar UU No 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Sementara dua anggota TNI diberikan sanksi disiplin.

    Berikut pernyataan KSAD Andika Pekasa terkait pencopotan Eks Dandim Kendari Hendi Suhendi dan Serda Z:

    ”Saya hanya ingin menyampaikan sehubungan dengan beredarnya postingan di sosmed, menyangkut insiden yang dialami oleh Menko Polhukam... Sudah jelas dan ini kan merupakan suatu tindakan melanggar hukum. Detailnya nanti proses hukum. Tapi dari penelusuran awal itu ada memenuhi (pelanggaran). Tim hukum saya sudah ada dibelakang, dir-hukum ada, dengan wakil komandan pusat PM AD. Penyidik yang sudah mempelajari itu”


    Kesimpulan:
    Klaim yang menyebut pencopotan Kolonel Hendi karena sering merazia tenaga kerja asing asal Tiongkok, tak benar. Pernyataan tersebut hanya mengaitkan pencopotan Dandim Kendari dengan premis sentimen anti-Tiongkok. 

    Pula dengan klaim yang menyebut KSAD Andika Perkasa merupakan Menantu dari Hendropriyono tak mau kehilangan kesempatan untuk mencopot Hendi Suhendi [Eks Dandim Kendari ] dari Jabatannya, juga tak memiliki bukti.


    Referensi:
    https://www.medcom.id/foto/news/MkMVrEpK-jabatan-dandim-1417-kendari-diserahterimakan
    https://www.medcom.id/play/K5nCXzVx-istri-anggota-tni-cibir-kondisi-wiranto-di-medsos


    Sumber:
    https://www.facebook.com/groups/PAS2019/?fref=nf
    https://www.facebook.com/chiang.sutoyo

     



    (WAN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id