comscore

[Cek Fakta] CEO BioNTech Menolak Divaksin Covid-19 karena Alasan Keamanan? Ini Faktanya

Wanda Indana - 09 Desember 2021 13:09 WIB
[Cek Fakta] CEO BioNTech Menolak Divaksin Covid-19 karena Alasan Keamanan? Ini Faktanya
Tangkapan layar unggahan hoaks di media sosial
Beredar video yang memperlihatkan wawancara CEO BioNTech, Ugur Sahin, perusahaan bioteknologi yang bekerja sama dengan Pfizer untuk mengembangkan vaksin Covid-19. Diklaim, pada wawancara itu Ugur Sahin tak mau divaksin karena alasan keamanan.

Akun Twitter Anonymous UK Citizen (@AnonCitizenUK) mengunggah video tersebut pada 5 Desember 2021. Pada unggahannya, akun itu menambahkan cuitan sebagai berikut:
 

"Dr Ugur Sahin CEO BioNTech dan penemu jab BIO N TECH Pfizer menolak menerima vaksin karena alasan keamanan


BANGUN!"



Benarkah Ugur Sahin, CEO Perusahaan pembuat vaksin malah tak mau divaksin covid-19? Berikut cek faktanya. 


[Cek Fakta] CEO BioNTech Menolak Divaksin Covid-19 karena Alasan Keamanan? Ini Faktanya


Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim bahwa CEO BioNTech Ugur Sahin, perusahaan pembuat vaksin Pfizer tak mau divaksin covid-19 adalah salah. Faktanya, video wawancara tersebut dilakukan saat vaksin Pfizer dalam tahap pengujian dan belum diizinkan untuk umum.

Video tersebut merupakan potongan dari wawancara Ugur Sahin dengan DW News pada 22 Desember 2021. Wawancara itu dilakukan sebelum vaksin Pfizer masih dalam tahap pengujian dan belum mendapat izin untuk diberika kepada masyarakat luas. Sehingga, Karena itu sebelum Sahin secara hukum memenuhi syarat untuk vaksinasi, maka dia menjelaskan bahwa untuk tidak divaksin untuk alasan keamanan.

Sejak vaksin Pfizer sudah lolos uji klinis dan dapat digunakan untuk umum, Ugur Sahin pun divaksinasi dengan dosis penuh – dan juga telah menerima suntikan penguatnya . 

Seorang juru bicara BioNTech mengatakan kepada Reuters melalui email: “Ugur Sahin menerima vaksinasi pertamanya pada awal tahun 2021 dan booster beberapa minggu yang lalu.

Video lengkap wawancara Ugur Sahin dengan DW News diunggah saluran YouTube DW News pada 22 Desember 2021 berjudul “BioNTech CEO Ugur Sahin: “Our vaccine will likely work for mutated coronavirus variants” | DW News”. Cuplikan video yang disebar akun @AnonCitizenUK merupakan potongan dari video asli pada durasi ke 6:25 hingga 8:19.


[Cek Fakta] CEO BioNTech Menolak Divaksin Covid-19 karena Alasan Keamanan? Ini Faktanya


Kesimpulan:
Klaim bahwa CEO BioNTech Ugur Sahin, perusahaan pembuat vaksin Pfizer tak mau divaksin covid-19 adalah salah. Faktanya, video wawancara tersebut dilakukan saat vaksin Pfizer dalam tahap pengujian dan belum diizinkan untuk umum.

Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.


[Cek Fakta] CEO BioNTech Menolak Divaksin Covid-19 karena Alasan Keamanan? Ini Faktanya


Referensi:
https://www.reuters.com/article/factcheck-biontech-ceo-vaccinated-idUSL1N2SR1W7
https://www.youtube.com/watch?v=TOT8ElNBbo4


*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016

 

(WAN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id