comscore

[Cek Fakta] Indonesia Dikabarkan Sedang Siapkan Senjata Nuklir untuk Menghancurkan Tiongkok? Cek Faktanya

Wanda Indana - 09 November 2021 17:39 WIB
[Cek Fakta] Indonesia Dikabarkan Sedang Siapkan Senjata Nuklir untuk Menghancurkan Tiongkok? Cek Faktanya
Tangkapan layar unggahan hoaks di media sosial
Beredar video yang menarasikan bahwa Indonesia sedang mempersiapkan persenjataan nuklir untuk menghancurkan Tiongkok. Video ini beredar di Youtube.

Kanal bernama JAGAT MILITER membagikan video itu pada 24 September 2021. Kanal itu mengunggah video berjudul sebagai berikut:
 

“BERITA TERKINI - BIKIN GEGER DUNIA, INDONESIA SIAPKAN BOOM NUKLIR HANCURKAN CHINA”. 


Pada thumbnail video diperlihatkan gambar sebuah kota dan beberapa persenjataan yang diklaim sebagai persenjataan nuklir. 
Benarkah demikian? Berikut cek faktanya.


[Cek Fakta] Indonesia Dikabarkan Sedang Siapkan Senjata Nuklir untuk Menghancurkan Tiongkok? Cek Faktanya


Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim pada video yang beredar bahwa Indonesia sedang mempersiapkan persenjataan nuklir untuk menghancurkan Tiongkok adalah salah. Faktanya, Indonesia masih terikat perjanjian dengan negara-negara anggota ASEAN terkait kawasan bebas senjata nuklir.

Video berdurasi 10 menit 5 detik itu memuat beberapa narasi dari artikel media daring, Narasi pada awal hingga pertengah video berasal dari artikel yang pernah dimuat bangka.tribunnews.com pada Selasa 2 November 2021 berjudul, “Bikin Dunia Geger, Ini Kisah Indonesia Buat Bom Nuklir Libatkan 200 Ilmuwan, Buyar Pasca G30S/PKI”.

Artikel itu membahas kisah lama Indonesia yang sempat mewacanakan pengembangan senjata nuklir era Presiden Soekarno. Namun, rencana itu mandek di era Presiden Soeharto. Dalam artikel itu, Soekarno sempat menyuruh para ilmuwan Lembaga Tenaga Atom (LTA) Indonesia berguru ke Tiongkok karena negeri Tirai Bambu itu berhasil mengujicoba bom nuklirnya tahun 1964. Bukan membuat bom nuklir untuk mengahancurkan Tiongkok. 

Pula, Indonesia saat ini Indonesia masih terikat perjanjian dengan negara-negara anggota ASEAN terikat kawasan bebas senjata nuklir. Merujuk Setnas-asean.id, gagasan pembentukan Kawasan Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara (SEANWFZ) ini diawali pada tanggal 27 November 1971, sewaktu 5 anggota dari Association of Southeast Asian Nations' (ASEAN) bertemu di Kuala Lumpur dan menanda tangani deklarasi atas "ASEAN Zone of Peace, Freedom, and Neutrality (ZOPFAN). (Asean sebagai kawasandamai, merdeka dan netral).

Komponen utama dari ZOPFAN yang dituju oleh ASEAN adalah pembentukan SEANWFZ. Namun demikian sehubungan dengan suasana politik di kawasan yang kurang menguntungkan maka proposal resmi untuk pendirian kawasan bebas nuklir tersebut tertunda hingga pertengahan tahun 1980an.

Dilansir Tempo dari Kumparan.com, setelah melakukan perundingan dan pembuatan naskah oleh suatu kelompok kerja ASEAN atas ZOPFAN, maka traktat SEANWFZ akhirnya ditanda tangani oleh kepala pemerintahan dari 10 negara anggota Asean di Bangkok pada tanggal 15 Desember 1995.


Kesimpulan:
Klaim pada video yang beredar bahwa Indonesia sedang mempersiapkan persenjataan nuklir untuk menghancurkan Tiongkok adalah salah. Faktanya, Indonesia masih terikat perjanjian dengan negara-negara anggota ASEAN terkait kawasan bebas senjata nuklir.

Informasi ini jenis hoaks false context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.


[Cek Fakta] Indonesia Dikabarkan Sedang Siapkan Senjata Nuklir untuk Menghancurkan Tiongkok? Cek Faktanya


Referensi:
https://bangka.tribunnews.com/2021/09/20/bikin-dunia-geger-ini-kisah-indonesia-buat-bom-nuklir-libatkan-200-ilmuwan-buyar-pasca-g30spki
https://cekfakta.tempo.co/fakta/1550/tidak-terbukti-indonesia-telah-menyiapkan-senjata-nuklir-untuk-menghancurkan-cina


*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016

 

(WAN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id