[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Rocky Gerung Diciduk Polisi? Ini Faktanya

    Whisnu Mardiansyah - 20 Februari 2021 06:30 WIB
    [Cek Fakta] Rocky Gerung Diciduk Polisi? Ini Faktanya
    Tangkapan layar berita palsu Foto:Youtube



    Beredar sebuah video berjudul dengan narasi polisi menangkap pengamat politik Rocky Gerung. Video beredar di youtube.

    Kanal youtube SKEMA POLITIK mengunggah video ini pada 19 Januari 2021. Video berjudul "SI DUN9U BABAK B3LURR, KAPOLRI SIGIT CIDYVK ROCKY GERUNG" telah ditonton 181 ribu orang.




    Dalam halaman muka video tersebut, Rocky Gerung digiring petugas kepolisian dengan mengenakan seragam tahanan. Pun terdapat foto Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang tengah memberikan konferensi pers. 

    [Cek Fakta] Rocky Gerung Diciduk Polisi? Ini Faktanya

    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom, klaim Rocky Gerung ditangkap polisi adalah salah. Faktanya, tidak ada informasi dari media arus utama Rocky Gerung ditangkap polisi.

    Dalam video tersebut, tidak ada sama sekali pernyataan polisi telah menangkap Rocky Gerung. Video hanya berisi potongan-potongan video. Di antaranya pernyataan dari Presiden Joko Widodo dan kritik Rocky Gerung terkait wacana merevisi UU Informasi dan Trasaksi Elektronik (ITE).

    Dari penelusuran kami, foto Rocky Gerung digiring polisi dengan mengenakan baju tahanan hasil suntingan. Foto aslinya adalah mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan tersangka kasus suap penetapan caleg terpilih di Pileg 2019 lalu.

    Foto tersebut ditemukan dalam artikel berjudul "Wahyu Setiawan Digelandang ke Rutan Pomdam Jaya Guntur". Artikel dimuat di situs medcom.id pada 10 Januari 2020.

    Wahyu menjadi tersangka usai terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK, Rabu, 8 Januari 2020. Dia diduga menerima suap untuk mengupayakan pergantian antarwaktu (PAW) calon legislatif (caleg) PDI Perjuangan Dawrah Pemilihan (Dapil) Sumatra Selatan Harun Masiku. 
     
    Dalam OTT di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, KPK menyita uang senilai Rp400 juta dalam bentuk mata uang dolar Singapura. Sebelumnya, Wahyu juga diduga telah menerima suap Rp200 juta.
     
    KPK total menetapkan empat tersangka dalam kasus itu. Wahyu Setiawan dan orang kepercayaannya sekaligus mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Agustiani Tio Fridelina, menjadi tersangka penerima suap.
     
    Kader PDI Perjuangan Harun Masiku dan pihak swasta, Saeful, menjadi tersangka pemberi suap. Saeful diduga menjadi staf di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.
     
    Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan hanya Harun Masiku yang belum ditahan KPK. KPK meminta Harun segera menyerahkan diri. Sementara itu, tiga tersangka lain telah menghuni di rumah tahanan (rutan) KPK.
     
    "Wahyu Setiawan di Rutan Pomdam Jaya Guntur. Untuk Agustiani, ditahan di Rutan K4 KPK, dan Saeful di Rutan C1 KPK," kata Ali.

    [Cek Fakta] Rocky Gerung Diciduk Polisi? Ini Faktanya

    Kesimpulan:
    Klaim Rocky Gerung ditangkap polisi adalah salah. Faktanya, tidak ada informasi dari media arus utama Rocky Gerung ditangkap polisi.

    Informasi ini jenis hoaks false connection (koneksi yang salah). Ciri paling gamblang dalam mengamati konten jenis ini adalah ditemukannya judul yang berbeda dengan isi berita. Konten jenis ini biasanya diunggah demi memperoleh keuntungan berupa profit atau publikasi berlebih dari konten sensasional.
    [Cek Fakta] Rocky Gerung Diciduk Polisi? Ini Faktanya
    Referensi:
    1.https://www.medcom.id/nasional/hukum/Rb15nYeb-wahyu-setiawan-mundur-dari-kpu
    2.https://www.medcom.id/foto/news/Zker7aOK-wahyu-setiawan-digelandang-ke-rutan-pomdam-jaya-guntur


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
     

    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id