Fakta atau Hoaks

    [Cek Fakta] Jokowi Nekat Turun ke Sawah saat Hujan Deras Disebut Sinetron TV Indonesia? Ini Faktanya

    M Rodhi Aulia - 24 Februari 2021 10:20 WIB
    [Cek Fakta] Jokowi Nekat Turun ke Sawah saat Hujan Deras Disebut Sinetron TV Indonesia? Ini Faktanya
    Tangkapan layar informasi yang beredar di media sosial
    Beredar sebuah video memperlihatkan sejumlah orang nekat turun ke sawah saat hujan deras. Video ini beredar di media sosial.

    Adalah akun facebook Entin Nur yang turut mengunggah video tersebut, Selasa 23 Februari 2021. Akun itu membuat narasi bahwa video itu merupakan sinetron TV Indonesia.

    "Camera action, sinetrom TV Indonesia, silahkan di kasih judul sendiri."


    Unggahan ini ramai direspons warganet. Terdiri dari 143 emotikon, 125 komentar dan 28 kali dibagikan.


    [Cek Fakta] Jokowi Nekat Turun ke Sawah saat Hujan Deras Disebut Sinetron TV Indonesia? Ini Faktanya


    Penelusuran:
    Dari penelusuran kami, klaim bahwa video yang memperlihatkan sejumlah orang berada di area sawah saat hujan deras merupakan sinetron TV Indonesia, adalah salah. Faktanya, itu kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan rombongan di Desa Makata Keri, Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Jokowi dan rombongan meninjau food estate atau lumbung pangan pada 23 Februari 2021. Kedatangan Jokowi di lokasi disambut hujan deras disertai petir.

    "Tak mau hanya berdiam di mobil, Jokowi nekat turun dan berjalan sendirian ke tengah persawahan dengan membawa payung. Setelah berada di tengah sawah, barulah rombongan lainnya menyusul," tulis iNews.id dalam laporannya, Selasa 23 Februari 2021.



    [Cek Fakta] Jokowi Nekat Turun ke Sawah saat Hujan Deras Disebut Sinetron TV Indonesia? Ini Faktanya


    Jokowi sengaja meninjau hal tersebut. Jokowi tidak tega melihat data yang menunjukkan tingkat kemiskinan di daerah tersebut sebanyak 34 persen. 

    Kemudian masa panen padi di daerah itu, yakni hanya sekali dalam setahun. Jokowi berupaya mengatasi permasalahan tersebut dengan menjadikan kawasan itu sebagai lumbung pangan.

    "Data yang saya miliki 34 persen kemiskinan ada disini dan panen yang ada di Sumba Tengah setahun baru sekali yaitu padi. Kita ingin mengelola agar setahun bisa dua kali panen padi dan sekali panen jagung atau kedelai," kata Jokowi seperti dilansir Medcom.id, Selasa 23 Februari 2021.


    Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga menyadari permasalahan kekeringan di NTT. Sejak 2015-2018, sudah dibangun sejumlah embung dan sumur bor yang masuk ke sawah. Namun pemerintah setempat berharap ada penambahan sumber air.

    "Oleh sebab itu Presiden memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk melihat kemungkinan dibangun waduk atau bendungan dan embung di wilayah NTT," tulis Medcom.id dalam laporannya.



    [Cek Fakta] Jokowi Nekat Turun ke Sawah saat Hujan Deras Disebut Sinetron TV Indonesia? Ini Faktanya


    Kesimpulan:
    Klaim bahwa video yang memperlihatkan sejumlah orang berada di area sawah saat hujan deras merupakan sinetron TV Indonesia, adalah salah. Faktanya, itu upaya nyata Jokowi dan jajaran dalam mengatasi salah satu permasalahan mendasar di NTT.

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
     
    Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.


    [Cek Fakta] Jokowi Nekat Turun ke Sawah saat Hujan Deras Disebut Sinetron TV Indonesia? Ini Faktanya


    Referensi:
    https://regional.inews.id/berita/aksi-nekat-jokowi-turun-ke-sawah-di-tengah-hujan-petir-saat-tinjau-food-estate-di-ntt
    https://www.medcom.id/foto/news/zNA3Wo3k-presiden-tinjau-lumbung-pangan-di-sumba-tengah
    https://archive.md/4WQjm


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016

     

    (DHI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id