[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Pendaftaran Vaksin Nusantara Sudah Dibuka? Ini Faktanya

    Wanda Indana - 21 September 2021 18:00 WIB
    [Cek Fakta] Pendaftaran Vaksin Nusantara Sudah Dibuka? Ini Faktanya
    Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook



    Beredar informasi terkait pendaftaran Vaksin Nusantara. Informasi ini menyebar melalui pesan berantai dan media sosial. 

    Akun Facebook bernama San turut membagikan informasi ini pada Kamis, 16 September 2021. Pada pesan yang beredar disebutkan bagi masyarakat yang berminat mengikuti vaksin Nusantara dapat mengisi form data diri dan mengirimkannya ke nomor WhatsApp yang tertera. 

     



    Berikut pennggalan narasi pada pesan berantai yang beredar:


    "Bagi yang berminat 
    *Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh*
    Yg minat gunakan Vaksin NUSANTARA silakan daftar ke  prof Nidom,CA melalui  nomor WA nya di : +62 811 372 683 dg mengirimkan data diri sbb : 
    Nama lengkap : .....
    Umur : ....
    Jenis kelamin: ....
    Kota/provini domisili : ... 
    Tlp : ......
    Utk pemetaan nantinya layanan di kota/Provinsi masing2
    Tidak dipungut biaya alias  GRATIS.....????
    Semoga Desember 2021 sdh bisa dilaksanakan secara masal di seluruh Puskesmas Indonesia, aamiin. "



    Benarkah demikian? Berikut cek faktanya. 


    [Cek Fakta] Pendaftaran Vaksin Nusantara Sudah Dibuka? Ini Faktanya


    Penelusuran: 
    Dari hasil penelusuran, informasi adanya pendaftaran vaksin Nusantara adalah hoaks. Faktanya, informasi ini telah diklarifikasi oleh mantan Menteri Kesehatan sebagai penggagas vaksin Nusantara Dr. Terawan Agus Putranto.

    Terawan mengatakan informasi mengenai pendaftaran vaksin Nusantara seperti yang beredar tersebut adalah hoaks. Menurut dia, Tpihaknya belum membuka pendaftaran program penerima vaksin.
     

    “Saya belum membuka pendaftaran,” kata Terawan, seperti dilansir Liputan6.com, pada Selasa 14 September 2021.


    Dilansir Medcom.id, Vaksin Nusantara sudah memasuki tahap kritikal dan sudah diakui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Namun, pemerintah Indonesia tidak bisa sembarangan menggunakan vaksin itu karena harus menunggu restu dari Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) dan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).
     
    Pemerintah hanya bisa memvaksinasi masyarakat dengan merek yang sudah direstui dua instansi itu. Ini bukan mengartikan Vaksin Nusantara tidak bisa dipakai di dalam negeri.


    [Cek Fakta] Pendaftaran Vaksin Nusantara Sudah Dibuka? Ini Faktanya


    Kesimpulan:
    Informasi adanya pendaftaran vaksin Nusantara adalah hoaks. Faktanya, informasi ini telah diklarifikasi oleh mantan Menteri Kesehatan sebagai penggagas vaksin Nusantara Dr. Terawan Agus Putranto.

    Informasi ini jenis hoaks imposter content (konten tiruan). Imposter content terjadi jika sebuah informasi mencatut pernyataan tokoh terkenal dan berpengaruh. Tidak cuma perorangan, konten palsu ini juga bisa berbentuk konten tiruan dengan cara mendompleng ketenaran suatu pihak atau lembaga.


    [Cek Fakta] Pendaftaran Vaksin Nusantara Sudah Dibuka? Ini Faktanya


    Referensi:
    https://m.medcom.id/nasional/peristiwa/GNG71xpN-penggunaan-vaksin-nusantara-menunggu-restu-bpom-dan-itagi
    https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4658275/cek-fakta-tidak-benar-informasi-pendaftaran-penerima-vaksin-nusantara


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel [email protected] atau WA/SMS ke nomor 082113322016

     

    (WAN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id