[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Anies Legalkan Miras di Jakarta? Ini Faktanya

    Whisnu Mardiansyah - 04 Maret 2021 18:12 WIB
    [Cek Fakta] Anies Legalkan Miras di Jakarta? Ini Faktanya
    Tangkapan layar berita palsu Foto:Youtube



    Beredar sebuah video dengan narasi judul Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melegalkan minuman keras di ibu kota. Hal itu ditandai dengan kepemilikan saham Pemprov DKI di perusahaan bir PT Djakarta.

    Kanal facebook SKEMA POLITIK membagikan video ini pada 4 Maret 2021. Video berjudul "MELAWAN SUNNATULLAH, NASIB ANIES BERAKHIR BEGINI" telah ditonton 15 ribu orang.






    Halaman sampul video tersebut berisi narasi sebagai berikut. "Mengejutkan Tantang Kyai Sepuh !!! Anies Bersikukuh Tetap Legalkan Miras di Jakarta". 


    [Cek Fakta] Anies Legalkan Miras di Jakarta? Ini Faktanya


    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom, klaim Anies melegalkan miras di Jakarta adalah salah. Faktanya, Pemprov DKI Jakarta sendiri berencana melepas kepemilikan saham di PT Delta Djakarta.

    Dilansir cnnindonesia.com,  Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan rencana penjualan saham perusahaan bir PT Delta Djakarta adalah upaya memenuhi janji kampanye Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilkada DKI 2017.

    Riza mengklaim tidak ada pihak yang dirugikan terkait rencana Pemprov DKI Jakarta untuk menjual saham kepemilikan pada perusahaan Bir PT Delta Djakarta.

    Riza mengatakan uang hasil penjualan saham di PT Delta justru bisa digunakan untuk kepentingan lain. Salah satunya termasuk penanganan covid-19 hingga infrastruktur di ibu kota.

    "Jadi kalau itu dijual kepada publik, uangnya diterima kembali bisa dimanfaatkan untuk kepentingan lainnya. Umpamanya untuk kepentingan Covid, pendidikan, kepentingan masyarakat umum, untuk infrastruktur," kata dia.

    [Cek Fakta] Anies Legalkan Miras di Jakarta? Ini Faktanya

    Dilansir republika.co.id, Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi, mengatakan, PT Delta Djakarta tidak pernah mendapatkan hibah dari Pemprov DKI. Justru, perusahaan dengan emiten saham DLTA tersebut keberadaannya menguntungkan Pemprov DKI karena selalu membagikan dividen. Pras menjelaskan, PT Delta Djakarta dibentuk agar pemerintah daerah (pemda) dapat memantau tingkat konsumsi minuman keras (miras) di masyarakat hingga di tingkat RT/RW.

    Menurut Pras, keberadaan PT Delta Djakarta bukanlah sebuah masalah bagi Pemprov DKI. Dia pun meminta agar PT Delta Djakarta tidak dikaitkan terus dengan agama tertentu sebagai alasan untuk menjual saham. "Jadi, enggak ada alasan, bukan masalah, sekali lagi bukan masalah agama halal tidak halal. Jangan dimasukkan ke ranah itu,” ujar politikus PDIP tersebut.

    Pras pun mempertanyakan alasan Pemprov DKI yang kembali mencoba menjual saham perusahaan tersebut. Dia menilai, justru Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang tidak mampu menghasilkan keuntungan, yang sebaiknya dihapuskan atau dijual. Bukan saham PT Delta Djakarta yang menguntungkan, malah ingin dijual Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan.

    [Cek Fakta] Anies Legalkan Miras di Jakarta? Ini Faktanya

    Kesimpulan:
    Klaim Anies melegalkan miras di Jakarta adalah salah. Faktanya, Pemprov DKI Jakarta sendiri berencana melepas kepemilikan saham di PT Delta Djakarta.

    Informasi ini jenis hoaks fabricated content (konten palsu). Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta. Biasanya, fabricated content berupa informasi lowongan kerja palsu dan lain-lain.
    [Cek Fakta] Anies Legalkan Miras di Jakarta? Ini Faktanya
    Referensi:
    1.https://www.republika.co.id/berita/qpd9s8484/ketua-dprd-tolak-tegas-anies-ingin-jual-saham-perusahaan-bir
    2.https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210303202200-20-613391/wagub-dki-jual-saham-bir-delta-penuhi-janji-anies-sandi


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel [email protected] atau WA/SMS ke nomor 082113322016

     

    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id