[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Trump Menangis Usai Kalah Pilpres AS? Ini Faktanya

    Wanda Indana - 02 Desember 2020 16:43 WIB
    [Cek Fakta] Trump Menangis Usai Kalah Pilpres AS? Ini Faktanya
    Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook
    Beredar sebuah foto yang memperlihatkan Presiden AS Donald Trump sedang menangis. Foto itu beredar di media sosial. 

    Akun Twitter @Mamako_Hitakami mengunggah foto itu pada 15 November 2020. Pemilik akun menanambahkan narasi pada unggahan fotonya, bertuliskan sebagai berikut:

    "President Trump was moved by the love of his supporters and shed tears.Mr. President, he has a pure and kind heart. What Wonderful President"

    Atau setelah dialihbahasakan ke Bahasa Indonesia menjadi:

    "Presiden Trump tersentuh oleh cinta para pendukungnya dan menitikkan air mata. Tuan Presiden, dia memiliki hati yang murni dan baik hati. Presiden yang Luar Biasa"


    [Cek Fakta] Trump Menangis Usai Kalah Pilpres AS? Ini Faktanya


    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran, klaim pada foto yang beredar bahwa Presiden AS Donald Trump sedang menangis adalah salah. Faktanya, foto tersebut adalah hasil suntingan. 

    Melansir AFP Hongkong melalui artikel berjudul "This photo has been doctored to include a tear on Donald Trump’s face" disebutkan bawah foto Trump dalah klaim yang salah. Foto sudah melalui proses suntingan. 

    "Klaim bahwa foto itu menunjukkan Presiden AS Donald Trump "menangis di depan umum" setelah dia kalah dalam pemilihan presiden AS 2020. Klaim itu salah; Gambar itu sebenarnya adalah foto AFP yang diambil sebelum pemilu 2020 yang telah dimodifikasi dengan setetes air mata di wajah Trump." tulis AFP. 

    Foto asli dimuat APF karya fotografer Nicholas Kamm yang dijepret pada 15 Juli 2020. Pada foto terdapat keterangan bertuliskan sebagai berikut: "US President Donald Trump speaks to the press in the Oval Office at the White House after receiving a briefing from top law enforcement officials on operations against the MS-13 gang in Washington, DC, on July 15, 2020." atau terjemahan bahasa Indonesia menjadi "Presiden AS Donald Trump berbicara kepada pers di Oval Office di Gedung Putih setelah menerima pengarahan dari pejabat penegak hukum atas tentang operasi melawan geng MS-13 di Washington, DC, pada 15 Juli 2020." . 


    [Cek Fakta] Trump Menangis Usai Kalah Pilpres AS? Ini Faktanya


    Kesimpulan:
    klaim pada foto yang beredar bahwa Presiden AS Donald Trump sedang menangis adalah salah. Faktanya, foto tersebut hasil suntingan. 

    Informasi inin jenis hoaks Misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
     
    Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.


    [Cek Fakta] Trump Menangis Usai Kalah Pilpres AS? Ini Faktanya


    Referensi:
    https://factcheck.afp.com/photo-has-been-doctored-include-tear-donald-trumps-face
    https://www.afpforum.com/AFPForum/Search/ViewMedia.aspx?mui=1&hid=D4AF808D188B16DA95E9D9CACB3C00CD1910931B7BC45BCAD68379BC25CF300C
    https://archive.md/zADna


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016

     

    (WAN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id