[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Prabowo Bongkar Dalang di Balik Hilangnya Kapal Nanggala 402? Ini Faktanya

    Wanda Indana - 28 April 2021 12:52 WIB
    [Cek Fakta] Prabowo Bongkar Dalang di Balik Hilangnya Kapal Nanggala 402? Ini Faktanya
    Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Youtube



    Beredar sebuah video yang diklaim memperliahtkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto membongkar dalang hilangnya kapal selam Nanggala 402. Disebutkan pula, Prabowo menyebut kapal selam Nanggala 402 karam karena ditembak rudal Tiongkok. 

    Kanal YouTube WARUNG POLITIK membagikan video itu pada 24 April 2021. Akun itu mengunggah video berjudul "BERITA TERBARU ~ MENHAN BONGKAR DALANG HILANGNYA KAPAL NANGGALA 402 ~ NEWS TERKINI PRABOWO SUBIANTO". Hingga saat ini, video berdurasi 10 menit 5 detik itu, sudah ditonton lebih dari 250 ribu kali.
     

    "Terungkap, ada rudal mau china dalam peristiwa hilangnya kapal selam KRI Nanggala 402" bunyi narasi dalam awal video. 







    [Cek Fakta] Prabowo Bongkar Dalang di Balik Hilangnya Kapal Nanggala 402? Ini Faktanya


    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran, klaim bahwa video itu memperlihatkan pernyataan Menhan Prabowo Subianto membongkar dalang hilangnya kapal selam Nanggala 402 karena ditembak rudal Tiongkok adalah salah. Faktanya, dalam video itu tidak ada pernyataan Menhan Prabowo Subianto yang menyebut rudal Tiongkok menjadi penyebab insiden. 

    Dilansir Medcom.id melalui video berjudul "Respon Menhan Prabowo Atas Hilangnya KRI Nanggala-402", Menhan Prabowo Subianto menggelar konferensi pers terkait hilang kontak kapal selam KRI Nanggala-402 di perairan Bali. TNI akan mengeluarkan kemampuan terbaik untuk pencarian.

    Prabowo Subianto mengatakan saat ini pencarian kapal selam milik TNI Angkatan Laut KRI Nanggala 402 sedang dilakukan secara intensif. Ia menyebut fokus seluruh bangsa saat ini adalah menyelamatkan awak KRI Nanggala-402 secepat mungkin.

    Prabowo mengatakan tugas yang diemban prajurit TNI memang mengandung unsur bahaya yang sangat tinggi bahkan pada saat latihan perang. Prabowo menyebutnya sebagai "Way of life" dari setiap prajurit TNI.

    "Alat apapun dalam pekerjaan pertahanan negara di tiga matra menghadapi unsur bahaya yang sangat besar. Jadi kemungkinan kecelakaan di darat, laut, dan udara itu adalah way of life daripada tentara."

    Dalam konferensi pers itu, tidak ada pernyataan Prabowo menyebut rudak Tiongkok sebagai penyebab hilangnya KRI Nanggala 402. 


    [Cek Fakta] Prabowo Bongkar Dalang di Balik Hilangnya Kapal Nanggala 402? Ini Faktanya


    Sementara itu, masih dilansir Medcom.id, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono membeberkan penyebab tenggelamnya KRI Nanggala-402. Menurutnya, ini bukan karena kesalahan manusia atau human error.
     
    Yudo meyakini, penyebab kapal selam yang namanya diambil dari senjata milik tokoh pewayangan Baladewa ini, karena faktor alam.
     
    "Saya berkeyakinan ini bukan human error tapi lebih kepada faktor alam," beber Yudo dalam konferensi pers, Minggu, 25 April 2021.

    Sebab, operasional kapal dalam keadaan baik dan sudah menjalankan standar operasional (SOP) saat menyelam. Bahkan, lampu kapal tersebut masih menyala.
     
    "Artinya (KRI Nanggala-402) tidak black out. Saat menyelam langsung menghilang nah ini yang akan diinvestigasi," jelasnya.
     
    Proses investigasi akan dilakukan setelah seluruh badan kapal berhasil dievakuasi ke daratan. Hal itu akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan The International Submarine Escape and Rescue Liaison Office (ISMERLO).
     
    "Karena ini sangat langka, evakuasi dari laut dalam dari 838 (meter) nggak bisa kita sampaikan sekarang. Yang penting kita ada niatan untuk mengangkat kapal ini," tuturnya.
     
    Penyebab tenggelamnya KRI Nanggala-402 tenggelam di perairan utara Bali telah diketahui. Kapal milik TNI Angkatan Laut (AL) itu disebut mengalami keretakan besar, merujuk pada temuan yang dianalisa saksi ahli dan mantan kru KRI Cakra yang dinas di kapal selam.
     
    "Penahan atau pelurus torpedo ini sampai keluar, jadi ada keretakan besar," kata Yudo dalam konferensi pers di Lanud Ngurah Rai Bali, Sabtu, 24 April 2021.


    [Cek Fakta] Prabowo Bongkar Dalang di Balik Hilangnya Kapal Nanggala 402? Ini Faktanya


    Kesimpulan:
    Klaim bahwa video itu memperlihatkan pernyataan Menhan Prabowo Subianto membongkar dalang hilangnya kapal selam Nanggala 402 karena ditembak rudal Tiongkok adalah salah. Faktanya, dalam video itu tidak ada pernyataan Menhan Prabowo Subianto yang menyebut rudal Tiongkok menjadi penyebab insiden. 

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
     
    Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.



    [Cek Fakta] Prabowo Bongkar Dalang di Balik Hilangnya Kapal Nanggala 402? Ini Faktanya


    Referensi:
    https://video.medcom.id/medcom-nasional/8kolo45K-respon-menhan-prabowo-atas-hilangnya-kri-nanggala-402
    https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/GbmqpWOb-bukan-karena-human-error-ini-penyebab-tenggelamnya-kri-nanggala-402
    https://archive.md/rjNy6
     

    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel [email protected] atau WA/SMS ke nomor 082113322016

     

    (WAN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id