[Cek Fakta]

    [Cek Fakta] Jokowi Imbau Masyarakat yang KDR Nonton Drakor Saja Kalau Bosan? Hoaks

    Wanda Indana - 17 Maret 2020 18:00 WIB
    [Cek Fakta] Jokowi Imbau Masyarakat yang KDR Nonton Drakor Saja Kalau Bosan? Hoaks
    Tangkapan layar pemberitaan palsu melalui pesan berantai WhatsApp. Foto: WhatsApp
    Beredar narasi yang memuat informasi bahwa Presiden Joko Widodo mengimbau untuk karyawan yang bekerja dari rumah alias (KDR) untuk menonton Drama Korea (Drakor) jika merasa jenuh. Narasi itu beredar melalui foto yang disebar di WhatsApp Group (WAG).

    Dalam foto terlihat tangkapan layar (screenshot) cuitan akun Twitter @kdrama_menfess. Pemilik akun mengunggah foto wawancara Jokowi dengan awak media di saluran channel CNN Indonesia. Pada foto, terdapat keterangan character generic (CG) bertuliskan "Jangan Keluar Rumah, Kalau Bosan Nonton Drakor Saja".

    Pemilik akun juga menambahkan kicauan pada foto tersebut, bertuliskan: "•kdm• titah presiden yang wajib kita laksanakan". Hingga saat ini, cuitan tersebut sudah di-retweet 3,9 ribu kali, dan disukai 7 ribu kali.


    [Cek Fakta] Jokowi Imbau Masyarakat yang KDR Nonton Drakor Saja Kalau Bosan? Hoaks


    Penelusuran:
    Setelah ditelusuri tim Cek Fakta Medcom.id, klaim pada foto bahwa Presiden Jokowi mengimbau karyawan yang mendapat KDR untuk menonton Drakor jika merasa bosan adalah salah. Character generic pada foto yang disebar akun @kdrama_menfess telah diedit.

    Melalui reverse image, ditemukan foto identik. Faktanya, kalimat character generic yang benar adalah "Pascagempa dan Tsunami Sulteng" bukan "Jangan Keluar Rumah, Kalau Bosan Nonton Drakor Saja". Foto tersebut diambil dari penggalan video yang bersumber dari Biro Pers dan Media Istana (BPMI) Sekretariat Presiden (Setpres).


    [Cek Fakta] Jokowi Imbau Masyarakat yang KDR Nonton Drakor Saja Kalau Bosan? Hoaks


    Video tersebut juga banyak dimuat di beberapa media, salah satunya Tempo.co yang mengunggah video yang sama dengan judul "Presiden Jokowi Sampaikan Duka Cita atas Gempa Palu" dimuat pada 29 September 2018.

    Video tersebut memiliki keterangan, bertuliskan:
    "Presiden Joko Widodo menyampaikan duka cita atas bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, Jumat, 28 September 2018. Presiden menyatakan terus memantau perkembangan terkini daerah terdampak gempa, Kabupaten Donggala dan Kota Palu.

    Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, pada pukul 17.02 Wita, Jumat, 28 September 2018."


    Selain itu, Global TV dan Inews (MNC Group) juga menayanangkan video yang sama melalui kanal Youtube resmi GTV News, dengan judul "Jokowi Sampaikan Duka Cita Bencana Gempa 7,7 SR di Donggala - BIP 29/09".


    [Cek Fakta] Jokowi Imbau Masyarakat yang KDR Nonton Drakor Saja Kalau Bosan? Hoaks


    Kesimpulan:
    Klaim pada foto bahwa Jokowi imbau karyawan yang sedang menjalankan KDR untuk menonton Drakor jika merasa bosan adalah salah. Faktanya, foto yang dimaksud berkaitan dengan ucapan belasungkawa Presiden Joko Widodo terahdap korban gempa dan tsunami di Sulteng.

    Informasi tersebut masuk dalam kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
     
    Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.


    Referensi:
    https://video.tempo.co/read/11961/presiden-jokowi-sampaikan-duka-cita-atas-gempa-palu
    https://www.youtube.com/watch?v=Ks6GeYSz_kQ


    *Jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks, dapat melaporkan kepada kami melalui surel cekfakta@medcom.id.

     



    (WAN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id