[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Mahatir Mohamad Kritik Sistem Pendidikan di Indonesia, Sebut Kebanyakan Belajar Agama? Ini Faktanya

    Wanda Indana - 22 Februari 2021 12:46 WIB
    [Cek Fakta] Mahatir Mohamad Kritik Sistem Pendidikan di Indonesia, Sebut Kebanyakan Belajar Agama? Ini Faktanya
    Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook
    Beredar sebuah foto yang memperlihatkan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad. Pada foto yang beredar terdapat narasi berisi kritikan terhadap sistem pendidikan di Indonesia. 

    Akun Facebook Zen Assegaf membagikan foto itu pada Senin, 22 Februari 2021. Pada narasi itu, Mahatir seolah menyebut pelajar di Indonesia akan tertinggal dalam penguasaan sains karena kebanyakan belajar agama. Berikut bunyi kutipan dari narasi yang beredar:
     

    "...PELAN-PELAN anak-anak sekolah negeri di Indonesia akan tertinggal dalam penguasaan sains. umurnya habis untuk menghafal ayat-ayat dan doa, belajar soal haram, dosa, bidadari, menghitung pahala, mencari dalil, memikirkan akerat. Setelah kalah bersaing lalu memusuhi pemerintah dan mendirikan negara syariah sebagai solusi semuanya..." (Mahatir Muhammad)."


    Benarkah PM Malaysia Mahathir Mohamad memberi komentar tentang pendidikan Indonesia? ? Berikut cek faktanya.
     

    [Cek Fakta] Mahatir Mohamad Kritik Sistem Pendidikan di Indonesia, Sebut Kebanyakan Belajar Agama? Ini Faktanya


    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran tim Cek Fakta Medcom.id, klaim bahwa PM Malaysia Mahathir Mohamad mengkritik sistem pendidikan di Indoensia adalah hoaks. Faktanya, kutipan paragraf dalam meme yang beredar tidak berdasar. 

    Klaim serupa sudah pernah diperiksa oleh tim Cek Fakta Medcom.id melaluia artikel berjudul "[Cek Fakta] Mahatir Sebut Anak Sekolah di Indonesia Akan Tertinggal karena Kebanyakan Belajar Agama? Cek Faktanya" dimuat 25 November 2020. Berikut hasil cek faktanya.

    Berdasarkan pemberitaan Medcom.id, justru Mahatir tercatat pernah memberikan komentar terhadap sistem pendidikan di negaranya sendiri. Komenatr Mahatir terhadap sistem pendidikan di negaranya dapat di baca di sini.


    Baca: [Cek Fakta] Mahatir Sebut Anak Sekolah di Indonesia Akan Tertinggal karena Kebanyakan Belajar Agama? Cek Faktanya



    [Cek Fakta] Mahatir Mohamad Kritik Sistem Pendidikan di Indonesia, Sebut Kebanyakan Belajar Agama? Ini Faktanya



    Pula, meme yang memuat foto Mahathir, berasal dari Strait Times melalui artikel berjudul "Mahathir expected to reshuffle Cabinet soon, with no change in personnel" dimuat pada 23 Agustus 2019. Pada artikel itu dijelaskan, Mahatir akan merombak kabinetnya, hal itu dilakukan setelah citra koalisi Pakatan Harapan (PH) yang berkuasa telah menurun. Selain itu, Mahathir juga mengakui kinerja buruk beberapa dari 27 menteri dalam pemerintahannya yang berusia 15 bulan telah mengecewakan. Pada artikel itu, tidak ada kaitannya dengan komentar Mahathir tentang pendidikan di Indonesia.


    [Cek Fakta] Mahatir Mohamad Kritik Sistem Pendidikan di Indonesia, Sebut Kebanyakan Belajar Agama? Ini Faktanya
     


    Kesimpulan:
    Klaim bahwa PM Malaysia Mahathir Mohamad menyebut anak sekolah di Indonesia akan tertinggal dalam penguasaan sains karena kebanyakan belajar agama adalah hoaks. Faktanya, kutipan paragraf dalam meme yang beredar tidak berdasar.
     
    Informasi ini jenis hoaksImposter content (konten tiruan).Imposter contentterjadi jika sebuah informasi mencatut pernyataan tokoh terkenal dan berpengaruh. Tidak cuma perorangan, konten palsu ini juga bisa berbentuk konten tiruan dengan cara mendompleng ketenaran suatu pihak atau lembaga.
     

    [Cek Fakta] Mahatir Mohamad Kritik Sistem Pendidikan di Indonesia, Sebut Kebanyakan Belajar Agama? Ini Faktanya


    Referensi:
    https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/0kp4zG0k-cek-fakta-benarkah-mahatir-sebut-anak-sekolah-di-indonesia-akan-tertinggal-karena-kebanyakan-belajar-agama-cek-faktanya
    https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/GNGBm3LK-mahathir-kurangi-jam-belajar-agama-di-sekolah-malaysia
    https://www.straitstimes.com/asia/se-asia/mahathir-expected-to-reshuffle-cabinet-soon
    https://archive.md/mHC3F


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surelcekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016

     

    (WAN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id