[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Ngabalin Ikut Ditangkap KPK, Namun Dilepaskan? Ini Faktanya

    Whisnu Mardiansyah - 29 November 2020 13:14 WIB
    [Cek Fakta] Ngabalin Ikut Ditangkap KPK, Namun Dilepaskan? Ini Faktanya
    Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook
    Beredar sebuauh artikel yang menyebutkan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin ikut ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Artikel beredar di media sosial facebook.

    Akun facebook atas nama Nyindir Aje membagikan artikel ini pada 26 November 2020. Dalam unggahannya ia memberikan narasi sebagai berikut.
     

    "satu kolam terjaring.
    tp yang licin bisa lepas."


    Unggahan ini mendapatkan respon dari 463 warganet. Serta 46 komentar dan 81 kali dibagikan ulang.

    [Cek Fakta] Ngabalin Ikut Ditangkap KPK, Namun Dilepaskan? Ini Faktanya

    Penelusuran:
    Dari hasil peneleusuran tim cek fakta medcom.id, klaim Ali Mochtar Ngabalin ikut ditangkap KPK bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo adalah salah. Faktanya, Ngabalin hanya satu rombongan bersama Edhy usai kunjungan ke Hawai dan tidak termasuk pihak yang diamankan.

    Dilansir dari Medcom.id, Ngabalin, mengaku tak ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran tak terkait dengan ekspor benih lobster di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Ia memastikan tak terlibat mengurus masalah ini.
     
    "KPK itu kan punya data, punya dokumen sementara. Kan KPK perlu melakukan klarifikasi, memeriksa data yang mereka dapatkan. Bang Ali kan bukan pejabat pembuat komitmen, bukan pejabat pengguna anggaran," jelas Ngabalin dalam pesan singkat di Jakarta Pusat, Rabu, 25 November 2020.
     
    Namun, ia tak menampik ikut dalam perjalanan menuju Hawaii, Amerika Serikat, bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Di sana, Ngabalin sempat berkunjung ke Oceanic Institute of Hawaii Pacific University.

    Ngabalin mengaku bertemu dengan penyidik KPK usai mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Namun, dia diminta untuk tetap tinggal, sedangkan Edhy pergi bersama penyidik.

    "Mereka datang saya ada di situ. Tapi awalnya tidak tahu itu KPK. Kan ada dua jalur tuh di Terminal III, mereka suruh saya di sini saja," ungkap dia.
     
    Dia pun menjelaskan alasannya sulit dihubungi wartawan. Hal itu lantaran ia kelelahan usai terbang dari Hawai, Amerika Serikat.
     
    "Karena jet lag saya tertidur sehingga sulit untuk bisa menjawab telepon. Tapi tadi Pak Edhy sangat kooperatif," ujar dia.

    [Cek Fakta] Ngabalin Ikut Ditangkap KPK, Namun Dilepaskan? Ini Faktanya

    Dilansir Detik.com, Tenaga Ahli Utama KSP, Ade Irfan Pulungan mengaku baru saja menelepon Ngabalin untuk mengonfirmasi terkait kabar yang beredar. Menurut Irfan, Ngabalin saat ini sedang beristirahat di rumahnya.

    "Barusan setengah jam yang lalu telepon sama Bang Ali. Saya tanya, 'Bang, itu ada berita Abang katanya ditangkap sama dengan Menteri KKP ke Kuningan KPK.' Saya tanya, 'Abang di mana,' dia bilang lagi rumah, baru selesai bangun tidur, capek kan," kata Irfan.

    [Cek Fakta] Ngabalin Ikut Ditangkap KPK, Namun Dilepaskan? Ini Faktanya

    Kesimpulan:
    Klaim Ali Mochtar Ngabalin ikut ditangkap KPK bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo adalah salah. Faktanya, Ngabalin hanya satu romobongan bersama Edhy usai kunjungan ke Hawai dan tidka termasuk pihak yang diamankan.

    Informasi ini jenis hoaks False connection (koneksi yang salah). Ciri paling gamblang dalam mengamati konten jenis ini adalah ditemukannya judul yang berbeda dengan isi berita. Konten jenis ini biasanya diunggah demi memperoleh keuntungan berupa profit atau publikasi berlebih dari konten sensasional.
    [Cek Fakta] Ngabalin Ikut Ditangkap KPK, Namun Dilepaskan? Ini Faktanya
    Referensi:
    1.https://archive.vn/99WfR#selection-835.0-837.25
    2.https://www.medcom.id/nasional/hukum/DkqlqGVb-tak-ditangkap-kpk-ngabalin-mengaku-bukan-pengguna-anggaran?utm_source=newsstand&utm_medium=newsstand&utm_campaign=newsstand
    3.https://news.detik.com/berita/d-5269227/ksp-ngabalin-1-pesawat-dengan-edhy-prabowo-tapi-tak-diamankan-kpk


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016




    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id