[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Swedia Hentikan Tes PCR karena Tidak Ampuh Deteksi Covid-19? Ini Faktanya

    Wanda Indana - 07 Juni 2021 13:31 WIB
    [Cek Fakta] Swedia Hentikan Tes PCR karena Tidak Ampuh Deteksi Covid-19? Ini Faktanya
    Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook



    Swedia dikabarkan telah menghentikan penggunaan polymerase chain reaction test (PCR test) untuk mendeteksi virus korona tipe baru. Kabar ini beredar di berbagai platform media sosial. 

    Akun Facebook Amanda Holmes turut membagikan kabar pada Sabtu, 22 Mei 2021. Akun itu mengunggah tangkapan layar dari situs Vaccine Choice Canada berisi narasi sebagai berikut:

     



    "Sweden stops using PCR tests. The PCR technology cannot distinguish between viruses capable of infecting cells and viruses that have been neutralised by the immune system and therefore these tests cannot be used to determine whether someone is contagious"

    Terjemahan:

    "Swedia berhenti menggunakan tes PCR. Teknologi PCR tidak dapat membedakan antara virus yang mampu menginfeksi sel dan virus yang telah dinetralisir oleh sistem kekebalan tubuh dan oleh karena itu tes ini tidak dapat digunakan untuk menentukan apakah seseorang menular"


    [Cek Fakta] Swedia Hentikan Tes PCR karena Tidak Ampuh Deteksi Covid-19? Ini Faktanya


    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran, klaim bahwa Swedia berhenti menggunakan tes PCR untuk mendeteksi virus korona baru (covid-19) adalah salah. Faktanya, Swedia masih menggunaka tes PCR untuk deteksi covid-19. 

    Dilansir Reuters, Anna Wetterqvist dari Badan Kesehatan Masyarakat Swedia, mengkonfirmasi bahwa Swedia tidak menangguhkan pengujian PCR dan tidak mengubah kebijakan atau pedoman apa pun yang berkaitan dengan penggunaannya.
     

    “Rencananya adalah untuk melanjutkan dengan kapasitas tes tinggi dalam jangka waktu yang lama,” jelas Wetterqvist.


    Wetterqvist menambahkan bahwa Swedia melakukan tes PCR sekitar 350.000 setiap minggu selama bulan April dan Mei.


    Klaim palsu tersebut berasal dari artikel sebuah situs blog berjudul "Sweden stops using PCR tests". Namun, isi teks tidak sesuai dengan judul. 

    Blog tersebut hanya melaporkan bahwa teknologi PCR bukanlah cara terbaik untuk menentukan kapan orang yang terinfeksi tidak lagi menularkan covid-19 – sebuah poin yang diambil dari materi yang diarsipkan di situs web Badan Kesehatan Masyarakat Swedia. 

    Panduan ini pertama kali diterbitkan pada Juli 2020 dan diperbarui pada November tahun yang sama. Yang terpenting, materi tersebut tidak mengatakan Swedia menghentikan pengujian PCR, tetapi mengakui bahwa RNA virus dapat dideteksi berminggu-minggu (atau berbulan-bulan) setelah sakit, yang berarti hasil positif tidak berarti seseorang masih menular.


    [Cek Fakta] Swedia Hentikan Tes PCR karena Tidak Ampuh Deteksi Covid-19? Ini Faktanya


    Kesimpulan:
    Klaim bahwa Swedia berhenti menggunakan tes PCR untuk mendeteksi virus korona baru (covid-19) adalah salah. Faktanya, Swedia masih menggunaka tes PCR untuk deteksi covid-19. 

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis hoaks false connection (koneksi yang salah). Ciri paling gamblang dalam mengamati konten jenis ini adalah ditemukannya judul yang berbeda dengan isi berita. Konten jenis ini biasanya diunggah demi memperoleh keuntungan berupa profit atau publikasi berlebih dari konten sensasional.


    [Cek Fakta] Swedia Hentikan Tes PCR karena Tidak Ampuh Deteksi Covid-19? Ini Faktanya


    Referensi:
    https://www.reuters.com/article/factcheck-coronavirus-sweden-idUSL2N2NJ0M4
    https://www.folkhalsomyndigheten.se/publicerat-material/publikationsarkiv/v/vagledning-om-kriterier-for-bedomning-av-smittfrihet-vid-covid-19/
    https://streetloc.com/news/view/7aj/sweden-stops-using-pcr-tests--rna-from-viruses-can-be-detected-for
    https://archive.md/wklir


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel [email protected] atau WA/SMS ke nomor 082113322016

     

    (WAN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id