[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Pilkada Serentak Ditunda Kecuali di Solo dan Medan? Ini Faktanya

    Whisnu Mardiansyah - 23 September 2020 10:15 WIB
    [Cek Fakta] Pilkada Serentak Ditunda Kecuali di Solo dan Medan? Ini Faktanya
    Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook
    Beredar sebuah artikel berita berjudul "Breaking News Pilkada Serentak Ditunda Kecuali Solo dan Medan". Artikel berita ini beredar di media sosial facebook.

    Akun Facebook atas Abi Zaqraf Al Yusra membagikan tautan artikel ini pada 23 September 2020. Dalam artikel tersebut menampilkan dua sosok putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming bdan menantunya Bobby Nasution.

    Kedua sosok itu kini siap bertarung masing-masing di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Solo dan Pilkada Medan. Keduanhya diusung oleh beberapa partai politik.

    [Cek Fakta] Pilkada Serentak Ditunda Kecuali di Solo dan Medan? Ini Faktanya

    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom.id, klaim Pilkada ditunda kecuali di Kota Solo dan Medan adalah salah. Faktanya, pemerintah tetap melanjutkan penyelenggaraan Pilkada serentak di 270 wilayah kabupaten/kota dan provinsi.

    Ada ketidaksesuaian antara judul dengan substansi isi berita. Isi artikel yang dimuat di situs gelora.co itu hanya berisi candaan sebagai sindiran pemerintah yang ngotot tetap melanjutkan Pilkada serentak 2020 di tengah pandemi covid-19.

    Dilansir dari CNNIndonesia.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa tahapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah akan tetap dilaksanakan meski pandemi covid-19 belum berakhir. 

    Presiden Jokowi, lewat juru bicaranya Fadjroel Rochman, menyatakan pemungutan suara pilkada di 270 daerah akan tetap dilaksanakan serentak pada 9 Desember 2020 mendatang.

    "Pilkada 2020 tetap sesuai jadwal, 9 Desember 2020, demi menjaga hak konstitusi rakyat, hak dipilih dan hak memilih," kata Fadjroel dilansir CNNIndonesia.com. 

    [Cek Fakta] Pilkada Serentak Ditunda Kecuali di Solo dan Medan? Ini Faktanya

    Dilansir Tempo.co, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar, menegaskan tahapan Pilkada 2020 tetap dilanjutkan meski Ketua KPU Arief Budiman positif Covid-19 dan jumlah kasus di Indonesia meningkat.

    “Pilkada tetap dilanjutkan dengan protokol kesehatan Covid-19,” kata Bahtiar dilansir Tempo.co.

    Bahtiar mengatakan di daerah yang tidak melaksanakan Pilkada 2020 juga terjadi penyebaran Covid-19, termasuk di Jakarta. Ia meminta daerah penyelenggara Pilkada menerapkan 3 M.

    Disiplin 3M yang dimaksud Bahtiar adalah bagian dari protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan dengan air dan sabun.


    [Cek Fakta] Pilkada Serentak Ditunda Kecuali di Solo dan Medan? Ini Faktanya

    Kesimpulan:
    Klaim Pilkada ditunda kecuali di Kota Solo dan Medan adalah salah. Faktanya, pemerintah tetap melanjutkan penyelenggaraan Pilkada serentak di 270 wilayah kabupaten/kota dan provinsi.

    Informasi ini jenis hoaks False connection (koneksi yang salah). Ciri paling gamblang dalam mengamati konten jenis ini adalah ditemukannya judul yang berbeda dengan isi berita. Konten jenis ini biasanya diunggah demi memperoleh keuntungan berupa profit atau publikasi berlebih dari konten sensasional.
    [Cek Fakta] Pilkada Serentak Ditunda Kecuali di Solo dan Medan? Ini Faktanya
    Referensi:
    1.https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200921115529-32-548867/jokowi-tegaskan-pilkada-tak-akan-ditunda
    2.https://nasional.tempo.co/read/1387926/kemendagri-tegaskan-pilkada-2020-tetap-digelar-walau-ketua-kpu-positif-covid-19
    3.https://archive.vn/gDNd0


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016

     


    (WHS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id