[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Anggota Polri Bernyayi Bahasa Mandarin Disebut Polisi Cabang Tiongkok? Ini Faktanya

    Whisnu Mardiansyah - 05 Januari 2021 07:00 WIB
    [Cek Fakta] Anggota Polri Bernyayi Bahasa Mandarin Disebut Polisi Cabang Tiongkok? Ini Faktanya
    Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook
    Beredar sebuah video anggota polisi bernyanyi menggunakan Bahasa Mandarin. Dalam narasinya disebutkan polisi tersebut cabang dari Tiongkok.

    Akun facebook atas nama Andi Fhadli Ahmad membagikan video ini pada 2 Januari 2020. Dalam unggahannya ia memberikan narasi sebagai berikut.
     

    "POLISI CABANG TIONGKOK
    Polisi China Pinda Ke
    Indonesia Iya Kan Pak ??????
    Aparat Pengawal TKA China
    kayanya nih iya kan pak??????
    Atau jangan-jangan Pancasila
    dia gak hapal iya kan pak??????
    AnnCooooRrrrrr ????????????????????"

    [Cek Fakta] Anggota Polri Bernyayi Bahasa Mandarin Disebut Polisi Cabang Tiongkok? Ini Faktanya

    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom, klaim anggota Polri bernyanyi Bahasa Mandarin polisi cabang Tiongkok adalah salah. Faktanya, polisi tersebut Bripka Ucok Hans Simangunsong Sat Sabhara Polres Sarolangun, Jambi.

    Dilansir liputan6.com, seorang anggota polisi di Jambi ini menjadi perhatian publik awalnya lewat tembang-tembang Mandarin yang dinyanyikan untuk menyemangati warga Wuhan, Tiongkok. Bukan hanya publik, apresiasi juga datang dari Pemerintah Tiongkok terhadap kepiawaian tarik suara dari anggota polisi ini.

    Bripka Ucok Hans Simangunsong adalah anggota polisi yang bertugas di Sat Sabhara Polres Sarolangun, Jambi. Namanya melejit lewat sebuah tembang berbahasa Mandarin berjudul 'Jiayou Wuhan' yang berarti Ayo Semangat Wuhan. 

    Sosok Hans Simangunsong, ternyata sebelumnya telah dikenal. Hans kerap menyanyikan lagu-lagu Mandarin yang ia unggah di saluran berbagi video.

    Selain menjalankan tugasnya sebagai anggota polisi, ia juga masih sempat menghibur warganet lewat lagu-lagu Mandarin. Namun tak hanya lagu Mandarin, lagu-lagu genre lainnya juga ia nyanyikan.

    [Cek Fakta] Anggota Polri Bernyayi Bahasa Mandarin Disebut Polisi Cabang Tiongkok? Ini Faktanya

    Dilansir tribunnews.com, selain mendapat apresiasi dari Pemerintah Tiongkok, lagu yang dinyanyikan Hans dan viral tersebut juga menyita perhatian Kapolri Jenderal Idham Aziz.

    Dalam pertemuannya, Hans bercerita, Kapolri memberinya kesempatan masuk sekolah perwira.

    "Alhamdulillah dapat penghargaan untuk sekolah perwira pertama di Sukabumi, SIP (Sekolah Inspektur Polisi) tahun depan," ujar Hans, Minggu, 8 Maret. 

    Hans bersyukur dan berterima kasih pada keluarga serta jajaran kepolisian di Jambi dan Sarolangun, tempatnya bertugas.

    [Cek Fakta] Anggota Polri Bernyayi Bahasa Mandarin Disebut Polisi Cabang Tiongkok? Ini Faktanya

    Kesimpulan:
    Klaim anggota Polri bernyanyi Bahasa Mandarin polisi cabang Tiongkok adalah salah. Faktanya, polisi tersebut Bripka Ucok Hans Simangunsong Sat Sabhara Polres Sarolangun, Jambi.

    Informasi ini jenis hoaks misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
     
    Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.

    [Cek Fakta] Anggota Polri Bernyayi Bahasa Mandarin Disebut Polisi Cabang Tiongkok? Ini Faktanya

    Referensi:
    1.https://archive.fo/Vj8xd
    2.https://www.liputan6.com/regional/read/4174513/mengenal-hans-simangunsong-polisi-jambi-penyanyi-jiayou-wuhan
    3.https://pontianak.tribunnews.com/2020/03/09/polisi-yang-viral-nyanyikan-jiayou-wuhan-ditawari-sekolah-perwira-saat-bertemu-kapolri?page=all


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
     

    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id