[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Foto Saf Salat Jokowi Bercampur dengan Perempuan? Ini Faktanya

    Whisnu Mardiansyah - 28 April 2021 13:16 WIB
    [Cek Fakta] Foto Saf Salat Jokowi Bercampur dengan Perempuan? Ini Faktanya
    Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook



    Beredar sebuah foto Presiden Joko Widodo tengah melaksanakan ibadah salat. Namun, di dalam saf/barisan salatnya bercampur dengan perempuan.

    Akun facebook Noval Raja membagikan foto ini pada 27 April 2021. Dalam unggahan fotonya ia memberikan kutipan sebagai berikut.
     

    "KANGEN.....
    UDAH LAMA NGGAK LIHAT PRESIDEN RI SHOLAT HADAP KAMERA ????????????????"

     

    [Cek Fakta] Foto Saf Salat Jokowi Bercampur dengan Perempuan? Ini Faktanya






    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom, klaim foto Jokowi bercampur barisan salat dengan perempuan adalah benar. Jokowi saat itu tengah salat di Sunah Raudah di depan makam Rasullulah di Masjid Nabawi Madinah yang lazim bercampur saf antara lelaki dan perempuan. 

    Foto tersebut dimuat di situs kanalkalimantan.com pada 16 April 2019. Saat itu, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama rombongan, sebelumnya menyambangi Masjid Nabawi di kota Madinah, Arab Saudi.

    Begitu tiba di masjid, Presiden, Ibu Negara Iriana, dan kedua putranya, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, melaksanakan Shalat Sunah di Raudhah.

    Raudhah letaknya di antara rumah Rasulullah SAW dan Mihrab atau mimbar Nabi di Masjid Nabawi. Saat di Masjid Nabawi, dikutip dari rilis Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, Presiden dan Ibu Iriana serta kedua putranya, juga berziarah ke Makam Umar bin Khattab, dan Abu Bakar Ash-Shiddiq.

    [Cek Fakta] Foto Saf Salat Jokowi Bercampur dengan Perempuan? Ini Faktanya

    Saf salat bercampur antara lelaki dan perempuan hal yang lazim di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Wacana pemisahan saf antara perempuan dan lelaki di dua tempat suci umat Islam itu pernah mengemuka.

    Dilansir dari sindonews.com, Mantan imam Masjidil Haram di Arab Saudi, Adel al-Kalbani mengecam pemisahan jender atau pemisahan antara laki-laki dan perempuan dalam praktik berdoa di masjid, termasuk salat. Menurutnya, pemisahan jender kini telah menjadi fobia atau ketakutan terhadap perempuan.

    Kecaman itu disampaikan saat berbicara di Saudi Broadcasting Corp (SBC). Al-Kalbani berpendapat bahwa interpretasi modern tentang pemisahan jender lebih konservatif daripada yang ada di zaman Nabi Muhammad.

    Menurutnya, pada masa awal Islam, pria dan wanita biasa berdoa atau salat di ruang yang sama, sedangkan di masjid modern wanita memiliki ruang terpisah untuk salat.

    [Cek Fakta] Foto Saf Salat Jokowi Bercampur dengan Perempuan? Ini Faktanya

    Dilansir dari dream.co.id, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) saat itu, Yunahar Ilyas, mengatakan salat tanpa memisahkan saf pria dan wannita boleh dilakukan. Namun dengan catatan harus karena sebab tertentu.

    " Ya, kalau dalam keadaan terpaksa boleh saja," ujar Yunahar saat dihubungi Dream, Senin 8 April 2019.

    Menurut Yunahar, kondisi tersebut mirip dengan keadaan di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi. Ketika jumlah jemaah sedang banyak, terutama saat musim haji, salat jemaah dijalankan dengan saf campur.

    Dilansir dari nu.or.id, ketentuan saf salat jemaah sudah diatur dalam fikih. Jemaah pria berada di depan, di belakangnya diisi anak-anak, sedangkan paling belakang adalah wanita.

    Pandangan ini didasarkan pada pandangan Imam An Nawawi dalam kitabnya Syarh Shahih Muslim. Imam An Nawawi menyatakan dasar dipisahkannya saf antara pria dan wanita.

    "Diutamakannya shaf akhir bagi para wanita yang hadir bersamaan dengan lelaki dikarenakan hal tersebut menjauhkan mereka dari bercampur dengan laki-laki, melihatnya lelaki (pada mereka), dan menggantungnya hati para wanita kepada lelaki ketika melihat gerakan lelaki dan mendengar ucapan lelaki dan semacamnya."

    Terkait dengan bercampurnya saf, Imam An Nawawi dalam kitabnya Al Majmu menyatakan hal itu tidak membuat sholat pria dan wanita batal. Pandangan ini dianut oleh tiga mazhab yaitu Syafi'i, Maliki, dan Hambali.

    Hanya mazhab Hanafi yang menyatakan bercampurnya saf pria dan wanita membuat sholat tidak sah. Sehingga mazhab ini berpandangan haram hukumnya sholat jemaah dengan saf bercampur.

    [Cek Fakta] Foto Saf Salat Jokowi Bercampur dengan Perempuan? Ini Faktanya

    Kesimpulan:
    Klaim foto Jokowi bercampur barisan salat dengan perempuan adalah benar. Jokowi saat itu tengah salat di Sunah Raudah di depan makam Rasullulah di Masjid Nabawi Madinah yang lazim bercampur saf antara lelaki dan perempuan. 

    Rererensi:
    1.https://www.kanalkalimantan.com/foto-jokowi-ziarah-ke-makam-rasulullah-saw-dan-shalat-di-raudhah/
    2.https://islam.nu.or.id/post/read/104512/hukum-shalat-dengan-shaf-campur-lelaki-dan-perempuan
    3.https://international.sindonews.com/berita/1408639/43/eks-imam-masjidil-haram-di-era-nabi-pria-wanita-tak-dipisah-saat-salat
    4.https://archive.fo/0aPNY


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel [email protected] atau WA/SMS ke nomor 082113322016
     



    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id