[Cek Fakta]

    [Cek Fakta] Sri Mulyani Sebut Pria Kerempeng Banyak Ciptakan Masalah pada Ekonomi? Ini Faktanya

    M Rodhi Aulia - 06 Februari 2020 17:07 WIB
    [Cek Fakta] Sri Mulyani Sebut Pria Kerempeng Banyak Ciptakan Masalah pada Ekonomi? Ini Faktanya
    Tangkapan layar informasi palsu di media sosial
    Beredar sebuah narasi bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pria bertubuh kerempeng banyak menciptakan masalah pada ekonomi. Narasi itu tampak dalam sebuah judul artikel yang diklaim dari laman Cnnindonesia.com.

    Artikel itu tayang pada Rabu 5 Februari 2020 pukul 15.26 WIB. Adalah akun Facebook Muhammad Yunus yang mengunggah tangkapan layar pemberitaan diklaim dari Cnnindonesia.com dengan judul "Sri Mulyani Sebut Pria Kerempeng Banyak Ciptakan Masalah pada Ekonomi."

    Akun itu mengunggah tangkapan layar pemberitaan itu dalam grup Sahabat jendral (purn)gatot nurmantyo. Ia juga menambahkan narasi dalam unggahannya.

    "SIKUFUR YG TERIAK KUFURKAN BUK...

    LANJUT BUK...
    RAKYAT BERSAMA KEBENARAN...

    HIDUP RAKYAT...

    NKRI
    HARGA MATI
    MERDEKA,"
    tulis akun tersebut.


    [Cek Fakta] Sri Mulyani Sebut Pria Kerempeng Banyak Ciptakan Masalah pada Ekonomi? Ini Faktanya


    Akun Faricha juga turut menyebarkan tangkapan layar pemberitaan tersebut di grup ANIES BASWEDAN FOR NKRI.


    [Cek Fakta] Sri Mulyani Sebut Pria Kerempeng Banyak Ciptakan Masalah pada Ekonomi? Ini Faktanya


    Penelusuran:
    Dari penelusuran tim Cek Fakta Medcom.id, klaim bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pria bertubuh kerempeng banyak menciptakan masalah pada ekonomi, adalah salah. Faktanya judul artikel yang diklaim dari Cnnindonesia.com itu mengalami perubahan atau suntingan.

    Judul asli artikel Cnnindonesia.com yang terbit pada Rabu 5 Februari 2020 pukul 15.26 WIB adalah "Sri Mulyani Sebut Pria Banyak Ciptakan Masalah pada Ekonomi." 

    Pihak CNN Indonesia telah memberikan klarifikasi terkait perubahan judul artikel tersebut. Diduga, ada pihak tertentu yang sengaja mengubah judul dengan menambahkan kata "kerempeng".

    "Ada yang ganti judul lalu di-capture untuk disebarkan. Karena dari artikel aslinya enggak ada kata 'kerempeng'".

    Dalam artikel itu, Sri Mulyani tengah bercanda terkait peran serta laki-laki dalam pembangunan ekonomi global. Pria dianggap banyak menciptakan masalah pada ekonomi global.

    Candaan itu ia berikan untuk menanggapi kondisi ekonomi global saat yang dirundung ketidakpastian. Kondisi yang tak bersahabat tersebut terjadi akibat kurangnya partisipasi wanita dalam membuat kebijakan.

    "Kebanyakan masalahnya adalah buatan manusia (man made), saya ingin tekankan adjective 'man' terutama karena kurangnya perempuan yang ikut berpartisipasi dalam mengambil kebijakan," kata Sri Mulyani seperti dilansir CNNIndonesia.com.

    Berikut artikel selengkapnya:


    Sri Mulyani Sebut Pria Banyak Ciptakan Masalah pada Ekonomi
    Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Keuangan Sri Mulyani melontarkan candaan terkait peran serta laki-laki dalam pembangunan ekonomi global. Menurutnya, pria  banyak menciptakan masalah pada ekonomi global.

    Candaan itu ia berikan untuk menanggapi kondisi ekonomi global saat ini yang dirundung ketidakpastian. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu juga menyebut kondisi yang tak bersahabat tersebut terjadi akibat kurangnya partisipasi wanita dalam membuat kebijakan.Partisipasi katanya, banyak didominasi oleh pria.

    "Kebanyakan masalahnya adalah buatan manusia (man made), saya ingin tekankan adjective 'man' terutama karena kurangnya perempuan yang ikut berpartisipasi dalam mengambil kebijakan," katanya sembari tertawa di Jakarta, Rabu (5/2).

    Sri Mulyani mengatakan salah satu kebijakan laki-laki yang paling jelas memicu ketidakpastian global berkaitan dengan perang dagang AS-China. Kebetulan, AS dan China sama-sama dipimpin presiden pria.

    AS dipimpin Donald Trump, sementara China oleh Presiden Xi Jinping. Perang dagang dua negara yang dikobarkan dua pemimpin tersebut sudah berlangsung kurang lebih dua tahun.

    Perang dagang telah berimbas pada ekonomi global. Sejak perang dagang berkecamuk ekonomi global terpuruk. Selain perang dagang AS-China, Sri Mulyani juga mencontohkan British Exit (Brexit) sebagai faktor yang memberikan ketidakpastian global.

    "Jadi banyak bapak-bapak yang menciptakan masalah ini, karena kurang representasi perempuan dalam membuat kebijakan,"ujarnya.

    Lembaga keuangan internasional merevisi turun pertumbuhan ekonomi global. Sebut saja, Bank Dunia (World Bank) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia hingga 0,3 persen pada 2019. Sebelumnya, pertumbuhan ekonomi global diproyeksikan menyentuh 2,9 persen. Namun, laporan Global Economic Prospects edisi Juni 2019 memotong pertumbuhan ekonomi global menjadi hanya 2,6 persen.



    [Cek Fakta] Sri Mulyani Sebut Pria Kerempeng Banyak Ciptakan Masalah pada Ekonomi? Ini Faktanya


    Kesimpulan:
    Klaim bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pria bertubuh kerempeng banyak menciptakan masalah pada ekonomi adalah salah.

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis manipulated content (konten manipulasi). Manipulated content atau konten manipulasi biasanya berisi hasil editan dari informasi yang pernah diterbitkan media-media besar dan kredibel. Gampangnya, konten jenis ini dibentuk dengan cara mengedit konten yang sudah ada dengan tujuan untuk mengecoh publik.


    Sumber Hoaks:
    1.https://www.facebook.com/groups/896427997204627/permalink/1398065753707513/

    2.https://www.facebook.com/groups/1110525038988862/permalink/3547819998592675/


    Referensi:
    https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200205133158-532-471854/sri-mulyani-sebut-pria-banyak-ciptakan-masalah-pada-ekonomi

     



    (DHI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id