Fakta atau Hoaks

    [Cek Fakta] Pimpinan Muhammadiyah Cabang Mantrijeron Yogyakarta Ditangkap Densus 88? Ini Faktanya

    M Rodhi Aulia - 13 April 2021 16:14 WIB
    [Cek Fakta] Pimpinan Muhammadiyah Cabang Mantrijeron Yogyakarta Ditangkap Densus 88? Ini Faktanya
    Tangkapan layar informasi yang beredar di media sosial



    Beredar sebuah narasi bahwa pimpinan Muhammadiyah cabang Mantrijeron, Yogyakarta ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88. Narasi ini beredar di media sosial.

    Adalah akun facebook Nurul Ainie yang turut mengunggah narasi tersebut, 10 April 2021. Berikut narasi selengkapnya:

    "Assalamualaikum warroh matullahiwabarokatuh 
    Waspada dan Siaga 
    Pimpinan Muhammadiyah Cabang Mantrijeron Jogya ditangkap Densus 88 langsung begitu mendarat dari Turki????
    Kayaknya Muhamadiyah mulai di garap nih..????????‍?????? 
    tetangga sebelah mulai kejang."







    [Cek Fakta] Pimpinan Muhammadiyah Cabang Mantrijeron Yogyakarta Ditangkap Densus 88? Ini Faktanya


    Unggahan ini direspons sejumlah warganet. Terdiri dari 98 emotikon, 35 komentar dan 10 kali dibagikan.


    Penelusuran:
    Dari penelusuran kami, klaim bahwa pimpinan Muhammadiyah cabang Mantrijeron, Yogyakarta ditangkap Densus 88, adalah salah. Faktanya, tidak ada pimpinan Muhammadiyah yang ditangkap Densus 88.

    Dilansir Detik.com, Pengurus Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta membantah pimpinan Muhammadiyah ditangkap. Namun PD Muhammadiyah Yogyakarta mengakui jika seorang yang ditangkap itu, hanya menumpang nama sebagai anggota Muhammadiyah.

    "Di Muhammadiyah hanya numpang nama," kata Ketua PD Muhammadiyah Kota Yogyakarta Akhid Widi Rakhmanto seperti dilansir Detik.com, Senin 12 April 2021.



    [Cek Fakta] Pimpinan Muhammadiyah Cabang Mantrijeron Yogyakarta Ditangkap Densus 88? Ini Faktanya


    Hal ini merupakan respons PD Muhammadiyah Yogyakarta terkait isu, FA, seorang pria yang ditangkap Densus, merupakan pimpinan Muhammadiyah di salah satu kecamatan di Yogyakarta. Akhid menegaskan FA tidak aktif di Muhammadiyah.

    "Punya nomor baku, dan maaf (FA) tidak aktif," ujar Akhid.


    Sebelumnya, Mabes Polri membantah bahwa FA merupakan pimpinan Muhammadiyah. Mabes menegaskan terduga teroris yang ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pada Kamis, 8 April 2021, merupakan  jaringan teroris Jemaah Islamiyah (JI) Yogyakarta. 

    Peran FA di JI cukup vital. Dia merupakan orang yang mendoktrinisasi anggota kelompoknya.

    "Kami ingin meluruskan pemberitaan yang menyebutkan terduga teroris FA adalah pengurus PP Muhammadiyah, itu tidak benar," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono seperti dilansir Medcom.id, 10 April 2021.



    [Cek Fakta] Pimpinan Muhammadiyah Cabang Mantrijeron Yogyakarta Ditangkap Densus 88? Ini Faktanya


    Kesimpulan:
    Klaim bahwa pimpinan Muhammadiyah cabang Mantrijeron, Yogyakarta ditangkap Densus 88, adalah salah. Faktanya, tidak ada pimpinan Muhammadiyah yang ditangkap Densus 88.

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
     
    Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.


    [Cek Fakta] Pimpinan Muhammadiyah Cabang Mantrijeron Yogyakarta Ditangkap Densus 88? Ini Faktanya


    Referensi:
    https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-5529105/muhammadiyah-yogya-akui-fa-yang-ditangkap-densus-punya-nomor-anggota
    https://www.medcom.id/nasional/hukum/dN6AYVqK-polri-terduga-teroris-yang-ditangkap-di-bandara-soetta-bukan-pengurus-muhammadiyah
    https://www.facebook.com/nurul.ainie.54738/posts/122496903236345
    https://archive.md/wip/9jqVn


    Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel [email protected] atau WA/SMS ke nomor 082113322016

     

    (DHI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id