[Cek Fakta]

    [Cek Fakta] Objek Wisata Ditutup karena Korona, Warga DKI Malah Liburan ke Puncak Hingga Macet Parah? Ini Faktanya

    Wanda Indana - 16 Maret 2020 18:00 WIB
    [Cek Fakta] Objek Wisata Ditutup karena Korona, Warga DKI Malah Liburan ke Puncak Hingga Macet Parah? Ini Faktanya
    Tangkapan layar pemberitaan palsu melalui media sosial. Foto: Facebook
    Beredar sebuah video yang memperlihatkan kondisi kemacetan di kawasan Puncak, Bogor, pada Minggu, 15 Maret 2020. Disebutkan, kemacetan menuju kawasan Puncak akibat penutupan sejumlah tempat wisata di Jakarta akibat dampak virus Korona.

    Video tersebut beredar melalui pesan berantai WhatsApp dan berbagai platform media sosial. Akun Facebook Agus Warsito ikut membagikan video tersebut. Pemilik akun membuat keterangan pada video itu, bertuliskan:

    "Warga DKI diliburkan sementara untuk menghindari interaksi sosial agar bisa mengontrol penularan COVID19.

    Eeehh.. Lhaadallaaahh...
    Malah liburan bersama ke Puncak..!!

    Mereka pikir,
    Virus itu tidak Kuat naék ke Puncak,
    Gituuu.. Apa 'yhaa..??
    ".


    [Cek Fakta] Objek Wisata Ditutup karena Korona, Warga DKI Malah Liburan ke Puncak Hingga Macet Parah? Ini Faktanya


    Penelusuran:
    Informasi bahwa terjadi kemacetan panjang di kawasan Puncak, Bogor, akibat membludaknya wisatawan yang berlibur imbas dari penutupan sejumlah lokasi wisata di Jakarta adalah salah. Dilansir Suara.com, Kasatlantas Polres Bogor AKP Fadli Amri mengatakan memang sempat ada kepadatan di Jalur Puncak pada Sabtu 14 maret 2020, pagi. Namun hal itu karena ada mobil terbakar di kawasan Cisarua.

    "Jalur puncak tidak ada peningkatan yang berarti, berita yang beredar tentang Jalur Puncak diserbu adalah tidak benar," kata AKP Fadli saat dikonfirmasi.

    Sementara itu, disitat dari Kumparan.com, data perlintasan kendaraan di Tol Jagorawi, pada pintu Ciawi 1 yang merupakan salah satu akses dari Jakarta menuju Puncak dan sebaliknya, tercatat sebanyak 39.466 kendaraan, pada Sabtu 14 maret 2020. 

    Menurut Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru, menyatakan angka tersebut menurun sekitar 4,85 persen dari jumlah kendaraan yang melintas pada Sabtu sebelumnya, 7 Maret 2020.

    "Dengan jumlah itu, bila dibandingkan dengan volume lalu lintas pada minggu sebelumnya, Sabtu (7 Maret 2020), yaitu sebanyak 41.476 transaksi, maka cenderung terjadi penurunan sebesar 4,85 persen," katanya dalam pernyataan resmi, Minggu 15 Maret 2020. 


    Kesimpulan:
    Informasi bahwa terjadi kemacetan panjang di kawasan Puncak, Bogor, akibat membludaknya wisatawan yang berlibur imbas dari penutupan sejumlah lokasi wisata di Jakarta adalah salah. Faktanya, transaksi kendaraan yang melintas di Tol Jagorawi, pada pintu Ciawi 1 yang merupakan salah satu akses dari Jakarta menuju Puncak dan sebaliknya, justru mengalami penurunan sebesar 4,85 persen.


    Referensi:
    https://jabar.suara.com/berita/122652-heboh-jalur-puncak-macet-parah-imbas-corona-ini-kata-polisi
    https://kumparan.com/kumparanbisnis/beredar-video-puncak-macet-karena-liburan-saat-wfh-ini-data-pelintas-jagorawi-1t1zOWwYtSC/?utm_medium=post&utm_source=Twitter&utm_campaign=tk&utm_content=tk166A


     



    (WAN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id