Fakta atau Hoaks

    [Cek Fakta] Video 18 Detik Jokowi dan Cap Presiden Tidak Dipercaya? Cek Faktanya

    M Rodhi Aulia - 06 Januari 2021 07:39 WIB
    [Cek Fakta] Video 18 Detik Jokowi dan Cap Presiden Tidak Dipercaya? Cek Faktanya
    Tangkapan layar informasi yang beredar di media sosial
    Beredar sebuah video memperlihatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang berpidato di depan sejumlah orang. Video itu beredar di media sosial.

    Pada video berdurasi 18 detik itu terdapat sebuah narasi. Berikut selengkapnya:

    "ketika presiden tidak dipercaya".


    Dalam durasi singkat itu, Presiden Jokowi menanyakan kepada hadirin terkait kemauan vaksinasi. Jokowi heran para hadirin tidak menyambut baik rencana vaksinasi tersebut.

    "Yang hadir di sini, ada yang ingin divaksin? Ada yang ingin disuntik vaksin? Mau? Enggak ada yang mau? Gimana sih? Takut apa?," kata Jokowi dalam video tersebut.


    Adalah akun facebook La Ode Bintang Pramoedya yang turut mengunggah video 18 detik tersebut. Ia membuat narasi terkait video itu.

    "Nggak ada yang mau yah...?," tulis akun facebook La Ode Bintang Pramoedya, Selasa 5 Januari 2021.


    Unggahan ini ramai direspons warganet. Terdiri dari 75 emotikon, 26 komentar dan 15 kali dibagikan.


    [Cek Fakta] Video 18 Detik Jokowi dan Cap Presiden Tidak Dipercaya? Cek Faktanya


    Penelusuran:
    Dari penelusuran kami, klaim bahwa video itu memperlihatkan para tamu Jokowi tidak ada yang mau divaksin covid-19, adalah salah. Faktanya, video itu telah dipotong atau diedit.

    Video aslinya turut diunggah Detik.com pada Jumat 18 Desember 2020. Video dengan label BPMI Setpres itu total berdurasi 3 menit 1 detik.

    Dalam durasi awal itu, memang benar para hadirin belum memberikan respons saat Jokowi bertanya terkait vaksin. Namun Jokowi memberi penjelasan lebih lanjut.

    Di antaranya dia kembali menegaskan akan menjadi orang pertama di Indonesia yang diberi vaksin covid-19. Hal itu dilakukan Jokowi demi meyakinkan semua rakyat Indonesia bahwa vaksin itu aman.

    Jokowi menyampaikan 70 persen atau 182 juta masyarakat Indonesia akan diberi vaksin. Vaksinasi itu dalam rangka menciptakan kekebalan komunal atau herd immunity.

    Jokowi mengungkapkan alasan terkait target 70 persen warga Indonesia yang divaksin. Jokowi memberikan ilustrasi sederhana.

    "Kalau 70 persen dari Bapak-Ibu ini (hadirin), misalnya yang kumpul di sini ini, satu RT. Sudah divaksin 70 persen. Yang 30 persen tidak divaksin, itu sudah aman. Karena sudah dipageri oleh yang divaksin. Itu yang namanya kekebalan komunal," kata Jokowi.


    Kemudian Jokowi kembali menanyakan kesiapan hadirin terkait vaksin. Jokowi bergembira para hadirin merespons dengan baik kebijakan Pemerintah tersebut demi kembalinya kehidupan normal.

    Tampak pada video, jari telunjuk yang diangkat. Jokowi berharap semua warga Indonesia mau divaksin. 

    "Vaksin itu juga sudah diikuti (dicek) oleh MUI. Sudah oleh Kementerian Agama sampai dipabriknya juga diikuti. Nanti dari MUI juga akan mengeluarkan mengenai kehalalan dari vaksin itu," tegas Jokowi.


    Dari sini, cap Presiden tidak dipercaya itu tidak berdasar. Pasalnya, video yang disebarkan tersebut tidak utuh. Video aslinya dari Detik.com berdurasi 3 menit 1 detik.


    [Cek Fakta] Video 18 Detik Jokowi dan Cap Presiden Tidak Dipercaya? Cek Faktanya


    Kesimpulan:
    Klaim bahwa video itu memperlihatkan para tamu Jokowi tidak ada yang mau divaksin covid-19, adalah salah. Faktanya, video itu telah dipotong, tidak utuh atau diedit.

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
     
    Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.


    [Cek Fakta] Video 18 Detik Jokowi dan Cap Presiden Tidak Dipercaya? Cek Faktanya


    Referensi:
    https://20.detik.com/detikflash/20201218-201218060/jokowi-ingin-tak-ada-warga-yang-menolak-disuntik-vaksin
    https://archive.md/HnGlu


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016




    (DHI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id