[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Hacker Meretas WhatsApp dan Sebarkan Video Porno Hingga Minta Uang? Ini Faktanya

    Wanda Indana - 30 Maret 2021 13:20 WIB
    [Cek Fakta] Hacker Meretas WhatsApp dan Sebarkan Video Porno Hingga Minta Uang? Ini Faktanya
    Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook



    Beredar informasi yang menyebutkan adanya modus baru peretas atau hacker yang mulai masuk ke WhatsApp dengan mengirimkan video asusila maupun meminta sejumlah dana. Informasi ini beredar melalui media sosial dan pesan berantai WhatsApp. 

    Salah satu akun Facebook Nahry Alamsyah turut membagikan informasi ini pada Jumat, 26 Maret 2021. Berikut narasi yang beredar:







    "HATI HATI dan WASPADA... 
    TV One baru saja mengeluarkan berita bahwa hacker sudah mulai masuk _*WA*_, mereka menempatkan video seks/porno, atau permintaan dana dg berbagai alasan memakai nama anda pada teman2 anda, tanpa anda mengetahuinya. 
    Anda tidak dapat melihatnya, namun orang lain bisa melihatnya se-olah2 anda yg mempublikasikannya. *Jadi, jika anda menerima suatu video atau permintaan dana (barangkali atas nama saya), maka itu bukan saya, mohon konfirmasikan ke saya!!!*
    Ternyata hal ini sdh terjadi bbrp kasus dlm _*bbrp group wa*_. Waspadalah, jangan sampai terjadi pd akun anda. Terimakasih.
    *NB: Sebarkan berita ini, demi keamanan anda.*
    *Terimakasih.*"



    [Cek Fakta] Hacker Meretas WhatsApp dan Sebarkan Video Porno Hingga Minta Uang? Ini Faktanya


    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran, klaim bahwa adanya modus baru peretas atau hacker yang mulai masuk ke WhatsApp dengan mengirimkan video asusila maupun meminta sejumlah dana adalah hoaks. Faktanya, informasi itu adalah kabar bohong yang kembali beredar. 

    Informasi ini kembali beredar dengan mencatut nama saluran televisi Swasta TV One. Informasi ini pernah beredar dengan mencatut nama Metro TV. 

    Pula, informasi ini pernah diperiksa Turnbackhoax.id, berikut hasil penelusurannya:


    Hoax lama yang dipublikasikan kembali. Peretas (Hacker), atau siapapun yang diklaim bisa mengambil alih akun Facebook, tidak bisa begitu saja mengambil alih sebuah akun. Yang bisa dilakukan adalah membuat akun palsu, atau menjebak pemilik akun untuk melakukan beberapa kegiatan yang menyebabkan akun mereka bisa diakses, misalnya dengan cara mengirimkan tautan ke aplikasi jahat yang berjalan di Facebook yang ketika dijalankan akan membuka akses ke pemilik akun Facebook tersebut.



    [Cek Fakta] Hacker Meretas WhatsApp dan Sebarkan Video Porno Hingga Minta Uang? Ini Faktanya


    Kesimpulan:
    Klaim bahwa adanya modus baru peretas atau hacker yang mulai masuk ke WhatsApp dengan mengirimkan video porno maupun meminta sejumlah dana adalah hoaks. Faktanya, informasi itu adalah kabar bohong yang kembali beredar. 

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
     
    Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
     

    [Cek Fakta] Hacker Meretas WhatsApp dan Sebarkan Video Porno Hingga Minta Uang? Ini Faktanya


    Referensi:
    https://turnbackhoax.id/2018/01/06/hoax-metro-tv-baru-saja-mengeluarkan-berita-bahwa-hacker-sudah-mulai-masuk-facebook-bbm-dan-wa/
    https://archive.md/wip/nMb7T


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel [email protected] atau WA/SMS ke nomor 082113322016




    (WAN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id