comscore

[Cek Fakta] Benarkah Penyakit Cacar Monyet Efek Samping Vaksin Covid-19 atau VAIDS? Cek Dulu Faktanya

Wanda Indana - 27 Mei 2022 21:16 WIB
[Cek Fakta] Benarkah Penyakit Cacar Monyet Efek Samping Vaksin Covid-19 atau VAIDS? Cek Dulu Faktanya
Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook
Beredar narasi di media sosial yang mengklaim penyakit cacar monyet atau monkeypox akibat efek samping dari vaksin covid-19. Disebutkan juga, vaksin Covid-19 melemahkan sistem imun manusia atau Vaccine Acquired Immunodeficiency Syndrome (VAIDS).

Akun Facebook ini dan ini turut membagikan klaim tersebut pada Mei 2022. Berikut narasi yang beredar. 
"Monkeypox is VAIDS. Look at the pics below. 
1st - Pic is monkeypox in Africa 
2nd - Pic is AIDS 
3rd - Pic is what the first person this year that got monkeypox looks like Also the other internal symptoms are identical too"


Terjemahan:

"Cacar monyet adalah VAIDS. Lihat gambar di bawah. 
Gambar pertama adalah cacar monyet di Afrika 
Gambar kedua adalah AIDS 
Gambar ketiga adalah penampakan orang pertama di tahun ini yang terkena cacar monyet 

Gejala internal lainnya juga identik"


Bnarkah? Berikut cek faktanya,


[Cek Fakta] Benarkah Penyakit Cacar Monyet Efek Samping Vaksin Covid-19 atau VAIDS? Cek Dulu Faktanya


Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim pada narasi yang beredar bahwa penyakit cacar monyet atau monkeypox akibat efek samping dari vaksin covid-19 adalah salah. Faktanya, tidak ada bukti yang menunjukkan adanya imunodefisiensi atau VAIDS yang berkaitan dengan vaksin Covid-19.

Profesor Penyakit Menular di Perelman School of Medicine di University of Pennsylvania dan Direktur Medis Penn Global Medicine Stephen Gluckman MD mengatakan, tidak ada virus atau kondisi medis yang dinamakan VAIDS.

Hal serupa juga diungkapkan Epidemiolog Indonesia untuk Griffith University Australia, Dicky Budiman. Dia mengatakan AIDS merupakan kondisi penyakit kronis yang disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV). Tidak ada kitannya dengan cacar monyet. 

"Kaitan dengan cacar monyet ini jelas sekali tidak punya dasar yang kuat. Virus ini ada di hewan dan sudah ada sejak lama. Pada banyak kasus, monkeyfox ini terjadi di negara endemik seperti Afrika," ucap Dicky seperti dilansir Kompas.com.

Meskipun belum ada laporan yang mengaitkan jumlah penderita cacar air yang pernah mengalami Covid-19 atau mendapat vaksin Covid-19. Klaim yang mengatakan bahwa vaksin mengakibatkan cacar monyet, tidak dapat dibenarkan.

"Jadi kalau dikaitkan dengan efek vaksinasi, selain jauh dari kebenaran juga lemah sekali argumennya," sambungnya.

Pula, merujuk laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit ini sudah ada sejak 1958 dan ditemukan pada monyet, kemudian diteliti di laboratorium Denmark. Kasus infeksi pertama cacar monyet pada manusia terjadi pada 1970, yang dialami seorang anak di Kongo.


Kesimpulan:
klaim pada narasi yang beredar bahwa penyakit cacar monyet atau monkeypox akibat efek samping dari vaksin covid-19 adalah salah. Faktanya, tidak ada bukti yang menunjukkan adanya imunodefisiensi atau VAIDS yang berkaitan dengan vaksin Covid-19.

Informasi ini masuk kategori hoaks jenis fabricated content (konten palsu). Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta. Biasanya, fabricated content berupa informasi lowongan kerja palsu dan lain-lain.


[Cek Fakta] Benarkah Penyakit Cacar Monyet Efek Samping Vaksin Covid-19 atau VAIDS? Cek Dulu Faktanya


Referensi:
-https://www.kompas.com/cekfakta/berita/191757582-hoaks-cacar-monyet-akibat-efek-samping-vaksin-atau-vaids?page=all
-https://www.who.int/emergencies/disease-outbreak-news/item/2022-DON385
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016

 



(WAN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id