Fakta atau Hoaks

    [Cek Fakta] Istana Presiden Dikabarkan jadi Sarang Prostitusi? Ini Faktanya

    M Rodhi Aulia - 20 November 2020 15:56 WIB
    [Cek Fakta] Istana Presiden Dikabarkan jadi Sarang Prostitusi? Ini Faktanya
    Tangkapan layar informasi menyesatkan yang beredar di media sosial
    Beredar sebuah narasi bahwa Istana Presiden menjadi sarang prostitusi. Narasi ini beredar di media sosial. 

    Adalah akun facebook Putra Sadewaa yang turut mengunggah narasi tersebut, Jumat 13 November 2020. Akun itu mengaitkan narasi tersebut dengan Presiden Joko Widodo, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Kepala Staf Presiden Moeldoko.


    Berikut narasi selengkapnya:


    “Istana Sarang Pelacur...
    Jokowi Luhut & Muldoko Gratis !?
    KSP & Stafsus Ada DISCOUNT !?
    Ternyata Pada Doyan Semua ..
    Pantesan Politisi PDIP Ngomong Yg Beginian Biasa Saja..
    Apakah Nikita Mirzani Bakal Ditangkap Dengan Banyaknya Laporan Kemaren..?
    Atau Dibiarkan karena Secomberan Dengan Bibi Lung..”


    Unggahan ini direspons sejumlah warganet. Terdiri dari 14 emotikon, 3 komentar dan dibagikan sebanyak 24 kali.

    Akun itu juga mengunggah sebuah tangkapan layar situs penyedia berbagai macam layanan seperti kursus dan lain-lain. Pada gambar itu terdapat sebuah nomor WhatsApp.


    [Cek Fakta] Istana Presiden Dikabarkan jadi Sarang Prostitusi? Ini Faktanya



    Penelusuran:
    Dari penelusuran kami, klaim bahwa istana Presiden menjadi sarang prostitusi, tidak berdasar. Faktanya tidak ada informasi resmi mengenai hal itu.

    Pun tangkapan layar yang dibagikan dari sebuah situs penyedia layanan jasa. Kami sudah mengecek konten pada situs itu. Hasilnya, konten itu tidak berkaitan dengan Istana Presiden dan nama-nama tokoh yang disebutkan.


    Kesimpulan:
    Klaim bahwa istana Presiden menjadi sarang prostitusi, tidak berdasar. Faktanya tidak ada informasi resmi mengenai hal itu.

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
     
    Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.


    [Cek Fakta] Istana Presiden Dikabarkan jadi Sarang Prostitusi? Ini Faktanya


    Referensi:
    https://archive.md/IOGEO
    https://archive.md/AaFuU


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016




    (DHI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id