Fakta atau Hoaks

    [Cek Fakta] Beredar Susunan Pelaku Kriminalisasi Habaib dan Ulama? Ini Faktanya

    M Rodhi Aulia - 21 November 2020 20:09 WIB
    [Cek Fakta] Beredar Susunan Pelaku Kriminalisasi Habaib dan Ulama? Ini Faktanya
    Tangkapan layar informasi menyesatkan yang beredar di grup WhatsApp
    Beredar sebuah gambar memperlihatkan susunan pelaku kriminalisasi habaib dan ulama. Gambar itu beredar melalui pesan WhatsApp, baru-baru ini.

    "Target permalukan-perkarakan, penjarakan ulama," bunyi narasi yang beredar.


    Pada gambar itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut sebagai dalang utama kriminalisasi habaib dan ulama. Kemudian para donatur disebut berasal dari sembilan naga.


    [Cek Fakta] Beredar Susunan Pelaku Kriminalisasi Habaib dan Ulama? Ini Faktanya


    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dan Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono disebut sebagai inisiator. Kemudian ada dua nama lain sebagai pendukung.

    Pun ada nama tokoh lain yang disebut sebagai operator. Masing-masing foto HM Prasetyo sebagai Jaksa Agung, Kapolri Tito Karnavian dan Kapolda Metro Jaya Mochamad Iriawan.

    "Info A1 dari Anggota BIN & BAIS pecinta NKRI," bunyi narasi lainnya.


    [Cek Fakta] Beredar Susunan Pelaku Kriminalisasi Habaib dan Ulama? Ini Faktanya


    Penelusuran:
    Dari penelusuran kami, klaim bahwa para tokoh dalam gambar itu merupakan pelaku kriminalisasi habaib dan ulama, adalah salah. Faktanya, Presiden Jokowi membantah tuduhan tersebut.

    Dilansir Setkab.go.id, Presiden Jokowi menegaskan pemerintah tidak melakukan kriminalisasi terhadap ulama. Semua pihak yang melakukan pelanggaran hukum akan diproses.

    "Menteri yang masuk sel juga ada, iya ndak? Gubernur masuk sel? Ada. Bupati masuk sel? Ada," kata Jokowi seperti dilansir Setkab.go.id, 8 Maret 2019.


    Jokowi menjelaskan makna kriminalisasi. Bagi Jokowi, penegakan hukum terhadap mereka yang melanggar aturan bukanlah kriminalisasi.

    Akan tetapi, jika penegakan hukum dilakukan terhadap mereka yang tidak memiliki kesalahan, itu adalah kriminalisasi. Jokowi siap pasang badan bagi mereka yang bernasib demikian, terkhusus ulama.

    "Kalau ada ulama yang tidak memiliki salah, kalau ada yang dikenakan hukum kemudian masuk ke sel, saya urus kalau hal-hal seperti itu. Itu namanya kriminalisasi. Orang enggak salah tahu-tahu dimasukkan sel. Itu namanya kriminalisasi," tegas Jokowi.



    [Cek Fakta] Beredar Susunan Pelaku Kriminalisasi Habaib dan Ulama? Ini Faktanya


    Pula Tito Karnavian saat menjadi Kapolri. Ia membantah Polri melakukan kriminalisasi terhadap ulama. Tito meminta semua pihak memahami apa yang dimaksud dengan kriminalisasi.

    "Kalau tidak diatur dalam pidana, kemudian dipaksakan untuk dipidana itu baru kriminalisasi. Tapi kalau suatu perbuatan diatur dalam undang-undang pidana dan diproses itu namanya penegakan hukum," kata Tito seperti dilansir Medcom.id, 19 Januari 2018.


    Tito mengakui bahwa ulama merupakan panutan masyarakat. Karena itu, Tito berharap ulama tidak membuat kegaduhan dengan informasi yang tidak jelas kebenarannya.

    "Maka dari itu ulama harus memberikan data yang akurat dan kredibel sumbernya. Jangan sampai menyebabkan kegaduhan yang tak diperlukan," kata Tito.


    Di sisi lain, susunan gambar ini sudah beredar beberapa waktu lalu. Di antaranya pada Mei 2018. 


    [Cek Fakta] Beredar Susunan Pelaku Kriminalisasi Habaib dan Ulama? Ini Faktanya


    Kesimpulan:
    Klaim bahwa para tokoh dalam gambar itu merupakan pelaku kriminalisasi habaib dan ulama, adalah salah. Faktanya, Presiden Jokowi membantah tuduhan tersebut.

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
     
    Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.


    [Cek Fakta] Beredar Susunan Pelaku Kriminalisasi Habaib dan Ulama? Ini Faktanya


    Referensi:
    https://setkab.go.id/bantah-kriminalisasi-ulama-presiden-jokowi-kalau-ada-masalah-hukum-pasti-dipanggil-aparat/
    https://www.medcom.id/nasional/hukum/9K5R6ZBN-polri-bantah-kriminalisasi-ulama
    https://twitter.com/PKSLiberal/status/1000251573115674625


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016

     

    (DHI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id