[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Nasib Pesantren Terancam dengan UU Ciptaker Omnibus Law? Ini Faktanya

    Whisnu Mardiansyah - 10 Oktober 2020 10:28 WIB
    [Cek Fakta] Nasib Pesantren Terancam dengan UU Ciptaker Omnibus Law? Ini Faktanya
    Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook
    Beredar sbeuah narasi yang menyebutkan nasib pesantren bakal terancam dengan keberadaan Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) Omnibus Law. Pesantren tak memiliki izin terancam sanksi pidana.

    Narasi tersebut tersebar lewat pesan berantai di aplikasi pesan Whatsapp. Berikut narasinya.
     

    "NASIB PESANTREN SURAM SEJAK UU OmniBusLaw Diketuk DPR dan Rejim Jokowi


    Pesantren harus berbadan hukum Pendidikan dan ijin dari Pemerintah Pusat. Jika tidak, penyelenggaraanya bisa dipidana maksimal 10 tahun dan/atau denda Rp. 1.000.000.000. Bayangkan sulit dan lamanya ijin itu keluar, lantas bagaimana nasib pesantren-pesantren yang berada di pelosok Indonesia. (RUU Omnibus Law Cipta Kerja Pasal 53 (1), 62 (1) & 71), Sedangkan RUU Omnibuslaw tentang pendidikan Non Formal Formal  Pasal 71 jelas 10 Tahun Pidana/Penjara dan/atau denda Rp. 1.000.000.000".

    Disampaikan Oleh KH. Bukhory Yusuf, Lc, MA komisi 3 DPR RI Fraksi PKS pada Diskusi Publik Potensi Bahaya RUU OmniBusLaw Cipta Kerja Bagi Pesantren dan Pendidikan Non Formal di Jakarta.

    Gaungkan di Medsos Kita:

    #JegalOmnibusLaw
    #TolakRUUOmniBusLaw


    Bantu share ya info ini seluas-luasnya agar melek betapa bahaya RUU Omnibuslaw itu.."

    [Cek Fakta] Nasib Pesantren Terancam dengan UU Ciptaker Omnibus Law? Ini Faktanya

    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom.id, klaim nasib pesantren terancam pascapengesahan UU Ciptaker Omnibus Law adalah salah. Faktanya, UU Ciptaker tidak akan mengancam ekskstensi keberadaan pesantren.

    Dilansir dari Kompas.com, Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan, pendirian sebuah pesantren diatur di dalam undang-undang khusus yaitu Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. 

    Ia memastikan keberadaan Undang-Undang tentang Cipta Kerja tidak akan mengancam eksistensi pesantren. Pandangan itu didasari atas rencana perubahan Pasal 62 UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas yang mencabut kewenangan perizinan dari pemerintah daerah. Di dalam Pasal 62 RUU Cipta Kerja disebutkan bahwa penyelenggara satuan pendidikan formal dan nonformal yang diselenggarakan oleh masyarakat wajib memenuhi perizinan berusaha dari pemerintah pusat. 

    Sementara, Pasal 71 mengatur bahwa penyelenggara satuan pendidikan yang didirikan tanpa izin, bisa dipidana penjara paling lama 10 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 1 miliar. Fachrul menegaskan bahwa merujuk UU Pesantren tidak ada aturan terkait sanksi pidana di dalamnya. 

    "UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren adalah UU lex specialis. Sehingga berlaku kaidah lex specialis derogat legi generali, yakni asas penafsiran hukum yang menyatakan bahwa hukum yang bersifat khusus mengesampingkan hukum yang bersifat umum," tegas Menag.

    [Cek Fakta] Nasib Pesantren Terancam dengan UU Ciptaker Omnibus Law? Ini Faktanya

    Dilansir dari Medcom.id, Akademisi Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI), Teddy Anggoro menilai UU Ciptaker  bertujuan untuk menstimulus penciptaan kerja. Sehingga UU Sisdiknas (Sistem Pendidikan Nasional) yang dimaksud diubah melalui RUU Cipta kerja untuk tujuan penciptaan pekerjaan, bukan mempidana seperti kabar yang banyak beredar di tengah masyarakat.

    Menurut Teddy, tujuan RUU Ciptaker juga hanya menyangkut pendidikan komersial, bukan pesantren. Kedua, menciptakan pekerjaan dan lapangan kerja.

    [Cek Fakta] Nasib Pesantren Terancam dengan UU Ciptaker Omnibus Law? Ini Faktanya

    Kesimpulan:
    Klaim nasib pesantren terancam pascapengesahan UU Ciptaker Omnibus Law adalah salah. Faktanya, UU Ciptaker tidak akan mengancam ekskstensi keberadaan pesantren.

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
     
    Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.


    [Cek Fakta] Nasib Pesantren Terancam dengan UU Ciptaker Omnibus Law? Ini Faktanya


    Referensi:
    1.https://nasional.kompas.com/berita/15165061-menag-luruskan-informasi-ruu-cipta-kerja-bisa-pidanakan-pengurus-pesantren?page=all
    2.https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/aNramQxK-ruu-ciptaker-bukan-ancaman-bagi-pesantren


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016




    (WHS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id