[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Ketum PDIP Megawati Masuk DPO karena Membiarkan Virus Korona Masuk Indonesia? Ini Faktanya

    M Rodhi Aulia - 27 Maret 2020 12:55 WIB
    [Cek Fakta] Ketum PDIP Megawati Masuk DPO karena Membiarkan Virus Korona Masuk Indonesia? Ini Faktanya
    Tangkapan layar informasi palsu di media sosial
    Beredar di media sosial sebuah foto bergambar Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. Pada foto tersebut tampak narasi Megawati seolah masuk daftar pencarian orang (DPO) karena membiarkan virus korona atau covid-19 terus masuk ke Indonesia.

    Adalah akun facebook Ineung Nineung membagikan foto tersebut pada Selasa 24 Maret 2020. Akun ini juga menyertakan narasi lain dalam unggahan ini.

    "Nenek penyayang wong cilik..Yg tak percaya Akhirat...Hilang ...kacung2 yg memuja nya...ga ada. Yg nyarii...ni," kata akun Ineung Nineung.

    Unggahan ini ramai direspons warganet. Berikut sejumlah komentar yang muncul:

    "Bukan kah dia ngakunya emak nya wong cilik dulunya, wong cilik kenak Corona kemana dia," kata akun Facebook Shah Too No, Jumat 27 Maret 2020.

    "Gmn kbry nek...," kata akun Nano Pedro, Jumat 27 Maret 2020.

    "Maksudnya bgm ni ? Minum obat dulu coba," kata akun Hans Picaso, Jumat 27 Maret 2020.


    [Cek Fakta] Ketum PDIP Megawati Masuk DPO karena Membiarkan Virus Korona Masuk Indonesia? Ini Faktanya


    Penelusuran:
    Dari penelusuran kami, klaim bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) karena membiarkan virus korona atau covid-19 terus masuk ke Indonesia, adalah salah. 

    Faktanya, tidak ada informasi resmi apapun yang mengatakan bahwa Megawati masuk DPO. Pula soal tuduhan atau bukti bahwa Megawati dapat membiarkan virus korona atau covid-19 terus masuk ke Indonesia.

    Pasalnya virus korona ini telah menjadi pandemi atau suatu wabah penyakit global. Nyaris tidak ada negara yang dapat menghalangi virus korona masuk ke wilayahnya.

    Dinukil dari peta penyebaran covid-19 versi Johns Hopkins per Jumat 27 Maret 2020 pukul 10.47 waktu setempat, sebanyak 176 negara diserang virus korona. Berikut lima negara terbaru yang melaporkan kasus korona; Somalia (2 kasus), Libya (1), Papua New Guinea (1), Saint Vincent and the Grenadines (1) dan Timor-Leste (1).

    Sementara itu total kasus positif korona di seluruh dunia adalah 532.253 kasus, 24.072 wafat dan 122.627 dinyatakan sembuh. Adapun negara dengan kasus tertinggi adalah Amerika Serikat (85.840 kasus), Tiongkok (81.782), Italia (80.589), Spanyol (57.786) dan Jerman (43.938).


    [Cek Fakta] Ketum PDIP Megawati Masuk DPO karena Membiarkan Virus Korona Masuk Indonesia? Ini Faktanya


    Setiap negara terus berjuang mengendalikan penyebaran virus korona. Presiden Jokowi dalam pertemuan G-20 secara virtual mengajak semua anggota memerangi pandemi virus korona ini.

    "Untuk itu, G20 harus aktif memimpin upaya menemukan anti-virus dan obat covid-19, tentunya bersama WHO," kata Jokowi seperti dilansir Medcom.id, Kamis 26 Maret 2020.


    [Cek Fakta] Ketum PDIP Megawati Masuk DPO karena Membiarkan Virus Korona Masuk Indonesia? Ini Faktanya



    Terkait dengan Megawati, satu bulan sebelum kasus korona dipastikan masuk ke Indonesia, ia telah memberi arahan kepada seluruh kadernya se-Indonesia. Ia meminta agar semua kader dapat mengantisipasi masuknya korona ke Indonesia.

    "Hari ini sesuai arahan Ibu Megawati Soekarnoputri (Ketua Umum PDIP), partai juga mengeluarkan sebuah pedoman bagi seluruh anggota dan kader partai, serta kepala daerah, bagaimana kita bersama-sama mengantisipasi, mencegah, agar wabah tersebut tidak menyebar ke Indonesia. Partai juga secara aktif memberikan informasi kepada masyarakat," kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto seperti dilansir Liputan6.com, Minggu 2 Februari 2020.


    [Cek Fakta] Ketum PDIP Megawati Masuk DPO karena Membiarkan Virus Korona Masuk Indonesia? Ini Faktanya


    Tidak hanya itu, Megawati juga menugaskan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk menjadi koordinator dalam menangani virus korona bagi kepala daerah dari PDIP. Megawati konsisten dengan komitmennya mengendalikan penyebaran korona di Indonesia.

    "Partai menjalankan komitmen kemanusiaan untuk rakyat. Sosialisasi dengan brosur Covid-19 sebanyak 3 juta yang dicetak langsung oleh Ketua Umum Partai, Ibu Megawati Soekarnoputri. Partai juga memfasilitasi dengan pemberian jamu tradisional, telur dan sosialisasi Covid-19. Dapur umum juga dipersiapkan untuk membantu rakyat kecil yang selama ini mendapatkan upah harian," kata Hasto seperti dilansir Detik.com, Sabtu 21 Maret 2020.


    [Cek Fakta] Ketum PDIP Megawati Masuk DPO karena Membiarkan Virus Korona Masuk Indonesia? Ini Faktanya


    Kesimpulan:
    Klaim bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) karena membiarkan virus korona atau covid-19 terus masuk ke Indonesia, adalah salah. 

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis fabricated content (konten palsu). Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100 persen tidak bisa dipertanggungjawabkan secara fakta. 


    Referensi:
    1.https://coronavirus.jhu.edu/map.html
    2.https://www.medcom.id/nasional/politik/RkjBj7Ek-jokowi-ajak-negara-g20-perangi-covid-19?utm_source=desktop&utm_medium=headline
    3.https://www.liputan6.com/news/read/4169203/megawati-beri-arahan-untuk-kadernya-soal-virus-corona-apa-itu
    4.https://news.detik.com/berita/d-4948486/megawati-tugaskan-risma-koordinasikan-kepala-daerah-dari-pdip-hadapi-corona

     



    (DHI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id