comscore

[Cek Fakta] Petenis Ini Pingsan Saat Bertanding Diklaim Terkait Efek Samping Vaksin Covid-19? Begini Faktanya

Wanda Indana - 23 Januari 2022 17:59 WIB
[Cek Fakta] Petenis Ini Pingsan Saat Bertanding Diklaim Terkait Efek Samping Vaksin Covid-19? Begini Faktanya
Tangkapan layar unggahan hoaks di media sosial
Beredar sebuah video yang menunjukkan petenis Slovenia, Dalila Jakupovic pingsan saat pertandingan Tenis di Australia Open. Diklaim, sang atlet pingsan karena usai mengikuti vaksinasi Covid-19.

Akun Facebook Marianne Schagen membagikan video itu pasa Senin, 17 Januari 2021. Pada video berdurasi 46 detik yang beredar tersebut Jakupovic terlihat berlutut dan menangis. Video disertai narasi sebagai beruikut:
"Mmmmm,
Apakah ini di mana saja dikatakan di MSM??
SEMENTARA DI PEMBUKAAN AUSTRALIAN, BUKTI PEMAIN TENIS VAXXED JATUH SEPERTI FLIES. SEKALI MEREKA MELETAKKAN TEKANAN PADA HATI MEREKA SAAT ITULAH EFEK IKLAN VAX DIMULAI...

Dalila Jakupovic Mundur dari Pertandingan Kualifikasi Australia Terbuka Setelah Batuk dan Tertekan Bernard Tomic Membutuhkan Time-Out Medis saat Para Pemain Berjuang Menghirup Angin Dari Kebakaran Hutan."


Benarkah? Berikut cek faktanya.


[Cek Fakta] Petenis Ini Pingsan Saat Bertanding Diklaim Terkait Efek Samping Vaksin Covid-19? Begini Faktanya


Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim pda video yang beredar memperlihatkan pemain tenis Slovenia, Dalila Jakupovic pingsan terkait dengan vaksinasi covid-19 adalah salah. Faktanya, video lama sebelum covid ditetapkan sebagai pandemi dan belum ada vaksin.

Dilansir AFP, peristiwa dalam video tersebut terjadi pada Januari 2020, sebelum Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan Covid-19 sebagai pandemi. Saat itu juga belum ada vaksin atau dimulai uji coba manusia pertama untuk mengevaluasi kemungkinan vaksin melawan virus Covid-19.
 

"Padahal, video tersebut sudah ada sebelum pandemi Covid." tulis AFP dalam laporannya.


Lebih lanjut, video serupa pernah diunggah surat kabar Inggris The Guardian melalui YouTube pada 14 Januari 2020 dengan keterangan berbunyi "pemain tenis Slovenia Dalila Jakupovic telah dipaksa untuk pensiun selama pertandingan kualifikasi di Australia Open setelah menderita batuk parah. Kualitas udara yang buruk di Melbourne telah menunda dimulainya babak kualifikasi karena asap dari kebakaran hutan di sekitarnya menyelimuti kota."

Gangguan turnamen yang disebabkan oleh kualitas udara yang buruk juga dilaporkan dalam tweet ini pada hari yang sama dari akun resmi Australia Terbuka. Kebakaran hutan yang mematikan melanda sebagian Australia dari akhir 2019 hingga awal 2020 .


Kesimpulan:
Klaim pda video yang beredar memperlihatkan pemain tenis Slovenia, Dalila Jakupovic pingsan terkait dengan vaksinasi covid-19 adalah salah. Faktanya, video lama sebelum covid ditetapkan sebagai pandemi dan belum ada vaksin.

Informasi ini jenis hoaks false context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.


[Cek Fakta] Petenis Ini Pingsan Saat Bertanding Diklaim Terkait Efek Samping Vaksin Covid-19? Begini Faktanya


Referensi:
-https://factcheck.afp.com/http%253A%252F%252Fdoc.afp.com%252F9WE2VL-1
-https://www.youtube.com/watch?v=2ywn9kYo2n0&t=2s


*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016

 

(WAN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id