[Cek Fakta]

    [Cek Fakta] Kenyataan di Tahun 2020 Nilai Tukar Rupiah Meroket Rp20.000? Ini Faktanya

    M Rodhi Aulia - 20 Maret 2020 16:03 WIB
    [Cek Fakta] Kenyataan di Tahun 2020 Nilai Tukar Rupiah Meroket Rp20.000? Ini Faktanya
    Tangkapan layar informasi palsu di media sosial
    Beredar narasi bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tembus Rp20.000. Narasi ini beredar di sosial media.

    Adalah akun facebook Ahmad Fauzan yang mengunggah narasi tersebut. Ia menyindir angan-angan pemerintah yang percaya diri nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tembus Rp10.000.

    "Angan-angan di Tahun 2019: Pede Dolar ke Level 10.000. Kenyataan di Tahun 2020: Meroket Ke Angka 20.000. Mantab," kata akun Ahmad Fauzan, Jumat 20 Maret 2020.

    Akun ini menyertakan tautan artikel, yang memperlihatkan foto Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Artikel itu berjudul "Luhut Pede Dolar AS Bisa ke Rp 10.000, Yakin?"


    [Cek Fakta] Kenyataan di Tahun 2020 Nilai Tukar Rupiah Meroket Rp20.000? Ini Faktanya



    Penelusuran:
    Dari penelusuran kami, klaim bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tembus Rp20.000 adalah salah. Faktanya nilai tukar rupiah per Jumat 20 Maret 2020 di level Rp16.550.

    Dilansir Kumparan.com, nilai tukar rupiah semakin tertekan. Disebut-sebut, mendekati angka seperti krisis 1998, dengan nilai terendah pada Juni di level Rp16.950.

    Berikut selengkapanya:

    BREAKING NEWS: Nilai Tukar Rupiah Rp 16.550, Mendekati Kondisi Krisis 1998

    Nilai tukar rupiah hari ini kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah hari ini berada di atas level Rp 16.000, bahkan mendekati posisi terburuk pada krisis 1998.

    Pada Juni 1998, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada titik terendahnya di level Rp 16.950. 
    Mengutip data Financial Times, Jumat (20/3), nilai tukar rupiah hari ini pada pukul 9.13 WIB bergerak tertekan di Rp 15.950,00 terhadap dolar AS atau melemah 50,00 poin (0,31 persen). Sedangkan kurs tengah Bank Indonesia (JISDOR) berada di posisi Rp 16.273. 


    Sementara itu, dalam transaksi konvensional di perbankan tanah air, sudah ada yang menjual dolar AS di posisi Rp 16.550. Berikut daftar nilai tukar rupiah hari ini terhadap dolar:  
    Bank Mandiri: kurs jual Rp 16.500  
    BCA: kurs jual di Rp 16.550  
    BNI: kurs jual di Rp 16.450  
    BRI: kurs jual di Rp 16.335  
    Panin: kurs jual di Rp 16.530



    [Cek Fakta] Kenyataan di Tahun 2020 Nilai Tukar Rupiah Meroket Rp20.000? Ini Faktanya


    Kesimpulan:
    Klaim bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tembus Rp20.000 adalah salah. Faktanya nilai tukar rupiah per Jumat 20 Maret 2020 di level Rp16.550.

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis satire atau parodi. Konten jenis ini biasanya tidak memiliki potensi atau kandungan niat jahat, namun bisa mengecoh.
     
    Satire merupakan konten yang dibuat untuk menyindir pada pihak tertentu. Kemasan konten berunsur parodi, ironi, bahkan sarkasme. Secara keumuman, satire dibuat sebagai bentuk kritik terhadap personal maupun kelompok dalam menanggapi isu yang tengah terjadi.
     
    Sebenarnya, satire tidak termasuk konten yang membahayakan. Akan tetapi, sebagian masyarakat masih banyak yang menanggapi informasi dalam konten tersebut sebagai sesuatu yang serius dan menganggapnya sebagai kebenaran.


    Referensi:
    https://kumparan.com/kumparanbisnis/breaking-news-nilai-tukar-rupiah-rp-16-550-mendekati-kondisi-krisis-1998-1t3oEKezIEt


    *Jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks, dapat melaporkan kepada kami melalui surel cekfakta@medcom.id.

     



    (DHI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id