[Cek Fakta] Megawati Minta Jokowi Mengganti Ma'ruf Amin? Ini Faktanya

    Wanda Indana - 06 Januari 2020 16:44 WIB
    [Cek Fakta] Megawati Minta Jokowi Mengganti Ma'ruf Amin? Ini Faktanya
    Tangkapan layar pemberitaan palsu dari media sosial
    Beredar informasi bahwa Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meminta Presiden Joko Widodo mengganti KH Ma'ruf Amin sebagai wakil presiden. Informasi itu beredar di media sosial sejak Selasa, 28 Desember 2019.

    Akun Facebook Helmi Fajhri membagikan informasi tersebut dengan mengunggah foto tangkapan layar artikel dari situs asianmuslim.com, berjudul "Megawati Minta Jokowi Segera Cari Pengganti KH Ma'ruf Amin". Unggahan tersebut mendapat 457 reaksi dari warganet.

    Pula pemilik akun menambahkaran narasi bertuliskan:

    "Mari nyanyi dulu sodara,,,Alamat parsu
    Kemana kemana kemana
    Kau harus mencari siapa
    kesian amat atok
    Kau laporin lagi kau lapor lah,kau spam lah,,,sak karep mu
    ".

    Di kolom komentar, banyak warganet yang kecewa dengan sikap Megawati yang disebut meminta Jokowi mengganti Ma'ruf Amin sebagai wakil presiden. Seperti komentar yang disampaikan pemilik akun Wong Ahsan; "Mungkin juga yg akan datang bakal diganti juga posisi wapres dgn alasan kesehatan dan usia yg mana pernah didengar desas desus penggantinya ahog".


    [Cek Fakta] Megawati Minta Jokowi Mengganti Ma'ruf Amin? Ini Faktanya


    Penelusuran:
    Setelah dilakukan penelusuran, memang terdapat artikel berjudul "Megawati Minta Jokowi Segera Cari Pengganti KH Ma'ruf Amin" di situs asianmuslim.com, namun narasi yang disampaikan pemilik akun Helmi Fajhri membuat warganet salah memahami makna judul artikel yang sebenarnya.

    Di dalam artikel asianmuslim.com tersebut, Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memang sempat mendatangi Istana Kepresidenan pada Kamis 26 Desember 2019, untuk mengusulkan kepada Presiden Jokowi mencari pengganti Ma’ruf Amin di BPIP, bukan mengganti Ma'ruf Amin sebagai wakil presiden. Tak hanya Ma'ruf Amin, Megawati juga ingin Menko Polhukam Mahfud MD juga dicarikan penggantinya di BPIP.

    Hal itu disampaikan Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman. Kata Fadjroel, setelah resmi dilantik menjadi Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan Menko Polhukam Mahfud MD, keduanya sudah tidak lagi menjabat anggota Dewan Pengarah BPIP sehingga ada kekosongan dua kursi di BPIP.

    “Pihak BPIP meminta pengganti Ma’ruf dan Mahfud,” jelas Fadjroel.

    Isu pengganti Ma'ruf Amin di BPIP pernah diangkat Detik.com melalui artikel berjudul "Mega Cerita Berulang Kali Ingatkan Jokowi Cari Ganti Ma'ruf-Mahfud di BPIP". Artikel tersebut diangkat pada Selasa, 3 Desember 2019.


    [Cek Fakta] Megawati Minta Jokowi Mengganti Ma'ruf Amin? Ini Faktanya


    Kesimpulan:
    Klaim bahwa Megawati meminta Presiden Jokowi mengganti KH Ma'ruf Amin sebagai wakil presiden adalah salah. Faktanya, Megawati meminta Jokowi mencari pengganti posisi Ma'ruf Amin di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

    Informasi hoaks tersebut masuk dalam kategori False connection (koneksi yang salah). Ciri paling gamblang dalam mengamati konten jenis ini adalah ditemukannya judul yang berbeda dengan isi berita. Konten jenis ini biasanya diunggah demi memperoleh keuntungan berupa profit atau publikasi berlebih dari konten sensasional.


    Referensi:
    https://www.asianmuslim.com/2019/12/megawati-minta-jokowi-segera-cari.html
    https://news.detik.com/berita/d-4808142/mega-cerita-berulang-kali-ingatkan-jokowi-cari-ganti-maruf-mahfud-di-bpip


    Sumber:
    https://www.facebook.com/photo.php?fbid=172135833860175&set=a.119236185816807&type=3&theater


     



    (WAN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id