comscore

[Cek Fakta] Video Ormas Berideologi Komunis Boleh Berkembang di Indonesia Hoaks, Begini Faktanya

Wanda Indana - 10 Desember 2021 14:52 WIB
[Cek Fakta] Video Ormas Berideologi Komunis Boleh Berkembang di Indonesia Hoaks, Begini Faktanya
Tangkapan layar unggahan hoaks di media sosial
Beredar kabar Organisasi Kemasyarakatan  yang berpaham atau memiliki ideologi diizinkan berdiri. Kabar ini disebar melalui sebuah video di aplikasi tukar pesan WhatsApp.

Pembaca Medcom.id mengadukan video itu baru-baru ini. Video itu memperlihatkan klip siaran langsung pidato Menteri Dalam Negeri (mendagri) kala itu, Tjahjo Kumolo. Pada video terdapat narasi sebagai berikut:
 

"ATHEISME dan KOMUNISMES di Kecualikan Dalam PERPPU Ormas? Ada yang janggal dalam pidato Mendagri, Tjahyo Kumolo pasca ketok palu pengesahan PERPPU ORMAS. Karena ada pengacualian untuk paham atheisme dan komunisme."


Berikut kutipan pernyataan dalam pidato Tjahjo yang dinilai janggal yang mengecualikan ormas berpaham komunis dalam Perppu ormas:
 

"Dalam rapat kerja di Komisi II, banyak dan ada ormas yang dalam aktivitasnya ternyata mengembangkan paham atau mengembangkan ideologi dan ajaran yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945. Dan hal ini tidak termasuk dalam paham ateisme, komunisme, leninisme, marxisme yang berkembang cepat di Indonesia,"


Benarkah ormas berpaham komunisme diperbolehkan berdiri dan berkembang di Indonesia? Berikut cek faktanya. 


[Cek Fakta] Video Ormas Berideologi Komunis Boleh Berkembang di Indonesia Hoaks, Begini Faktanya



Penelusuran:
Dari hasil penelusuran Cek Fakta Medcom.id, klaim pada video yang beredar bahwa ormas berpaham komunisme diperbolehkan berdiri dan berkembang di Indonesia adalah salah. Faktanya, informasi ini adalah hoaks lama yang kembali beredar. 

Kami pernah mengulas klaim serupa pada 28 April 2020. Saat itu, video tersebut beredar di media sosial Facebook dan menuding pihak Istana mengizinkan ormas berhaluan komunisme. Dari hasil penelusuran kami, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah membantah informasi tersebut.

Tjahjo memang menyampaikan pernyataan demikian. Pernyataan itu disampaikan dalam sebuah pidato terkait pengesahan RUU Ormas di forum paripurna DPR RI, Selasa 24 Oktober 2017.
 
Sejak pidato itu dibacakan, sudah muncul kontroversi. Kemendagri juga sudah menjelaskan maksud dari pernyataan tersebut.
 
"Dari pidato tersebut, tentu saja Mendagri justru ingin memberikan penekanan atas paham atau ideologi selain ateisme, komunisme, dan leninisme yang juga sama membahayakannya terhadap kesatuan negara Indonesia," kata Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Arief M Eddie seperti dilansir Detik.com, Kamis 26 Oktober 2017.

Arief menjelaskan dalam UU Ormas yang lama hanya mengatur larangan bagi paham ateisme, komunisme, leninisme, dan marxisme. Artinya, ada kekosongan hukum di UU Ormas lama karena sebatas mengatur empat paham itu.
 
Sementara itu, kini ada paham lain di luar empat paham itu yang terang-terangan anti-Pancasila dan NKRI. Karena itulah di dalam Perppu No 2 Tahun 2017, larangan paham di Indonesia ditambah.
 
"Bunyi penjelasan Pasal 59 ayat 4 tersebut menjadi 'yang dimaksud dengan ajaran atau paham yang bertentangan dengan Pancasila antara lain ajaran ateisme, komunisme/marxisme-leninisme, atau paham lain yang bertujuan mengganti/mengubah Pancasila dan UUD 1945'," kata Arief.
 
Selain itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga telah memberikan tanggapan terkait klaim ini pada Jumat 8 Februari 2019. Kominfo menyatakan klaim tersebut hoaks.


[Cek Fakta] Video Ormas Berideologi Komunis Boleh Berkembang di Indonesia Hoaks, Begini Faktanya



Kesimpulan:
Klaim pada video yang beredar bahwa ormas berpaham komunisme diperbolehkan berdiri dan berkembang di Indonesia adalah salah. Faktanya, informasi ini adalah hoaks lama yang kembali beredar. 

Informasi ini jenis hoaks false context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.


[Cek Fakta] Video Ormas Berideologi Komunis Boleh Berkembang di Indonesia Hoaks, Begini Faktanya


Referensi:
https://m.medcom.id/telusur/cek-fakta/xkEYXp7k-istana-resmikan-pki-diperbolehkan-di-indonesia-ini-faktanya


*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016




(WAN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id