[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Tol Layang Jakarta-Cikampek Dijual ke Orang Arab? Ini Faktanya

    Whisnu Mardiansyah - 14 April 2021 11:46 WIB
    [Cek Fakta] Tol Layang Jakarta-Cikampek Dijual ke Orang Arab? Ini Faktanya
    Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook



    Beredar sebuah narasi yang menyebutkan Tol Layang Jakarta-Cikampek telah dijual ke orang Timur Tengah (Arab). Pasalnya, nama jalan tol ini diubah menjadi Jalan Tol Sheikh Mohamed Bin Zayed.

    Akun facebook Anang Rafli membagikan narasi ini pada 12 April 2021. Berikut narasi yang diunggah.
     

    "Cebonk harus sadar diri, satu per satu harta kita pindah tangan.
    Yg ini diambil orang Arab jgn protes yak...berani nyebut ini jalan tol kadrun??"


    [Cek Fakta] Tol Layang Jakarta-Cikampek Dijual ke Orang Arab? Ini Faktanya






    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom, klaim Tol Layang Jakarta-Cikampek telah dijual ke orang Timur Tengah (Arab). Faktanya, penamaan Jalan Tol Sheikh Mohamed Bin Zayed simbol hubungan kedekatan antara Indonesia dan Uni Emirat Arab.

    Dilansir cnnindonesia.com, Pemerintah meresmikan perubahan nama Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Layang menjadi Jalan Tol MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed. Peresmian nama itu dilakukan pada Senin, 12 April 2021 ini oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

    Sebagai informasi, Mohamed Bin Zayed merupakan putra mahkota Abu Dhabi dan deputi komandan tertinggi Pasukan Angkatan Darat UEA. Pratikno mengungkapkan latar belakang pemberian nama Jalan Tol MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed adalah penghormatan bagi UAE.

    Pasalnya, pemerintah UAE juga menyematkan nama Presiden Joko Widodo sebagai nama salah satu jalan strategis di negara penghasil minyak tersebut.

    "Perlu kami sampaikan juga sebelumnya nama jalan Presiden Joko Widodo juga telah dicanangkan di Abu Dhabi, sebuah jalan di jalan utama yang strategis antara Abu Dhabi National Exhibition Center menuju ke arah kompleks kedutaan. Ini juga merupakan sebuah penghormatan pada bangsa Indonesia yang diberikan oleh pemerintah UAE khususnya Sheikh Mohamed Bin Zayed. Jadi, itulah latar belakang dari perubahan nama ini," ujarnya dalam peresmian secara virtual.

    Jalan Tol Japek II layang memiliki panjang 36,4 Km. Ini merupakan  jalan tol layang terpanjang di Indonesia. Konstruksinya dimulai sejak awal 2017 oleh kontraktor PT Waskita Karya (Persero) Tbk bersama PT Acset Indonusa Tbk dalam bentuk Kerjasama Operasi (KSO).

    Pengusahaannya dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) yang merupakan anak usaha dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

    [Cek Fakta] Tol Layang Jakarta-Cikampek Dijual ke Orang Arab? Ini Faktanya

    Kesimpulan:
    Klaim Tol Layang Jakarta-Cikampek telah dijual ke orang Timur Tengah (Arab). Faktanya, penamaan Jalan Tol Sheikh Mohamed Bin Zayed simbol hubungan kedekatan antara Indonesia dan Uni Emirat Arab.

    Informasi ini jenis hoaks false context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.
    [Cek Fakta] Tol Layang Jakarta-Cikampek Dijual ke Orang Arab? Ini Faktanya
    Referensi:
    1.https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20210412083127-92-628625/alasan-nama-tol-japek-ii-layang-diubah-jadi-mohamed-bin-zayed


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel [email protected] atau WA/SMS ke nomor 082113322016

     

    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id