[Fakta atau Hoaks]

    [Cek Fakta] Foto Darah Orang yang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Berubah Warna? Begini Faktanya

    Wanda Indana - 25 September 2021 12:39 WIB
    [Cek Fakta] Foto Darah Orang yang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Berubah Warna? Begini Faktanya
    Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook



    Beredar foto yang diklaim memperlihatkan kantong darah pasien yang sudah disuntik vaksin covid-19 yang berubah warna. Foto ini beredar di media sosial. 

    Akun Facebook Darla Richardson turut membagikan foto itu pada Senin, 22 September 2021. Pada unggahan foto, terlihat ada ada dua kantong darah. Di dalam kantong pertama tampak darah dengan warna merah tua. Kantong darah satunya terlihat darah dengan warna merah yang lebih gelap.

     



    Pengunggah menyebut warna darah merah marun merupakan darah milik orang yang belum divaksin. Sementara yang merah gelap milik pasien yang sudah divaksin. 
     

    "Left vs. Right= non vax vs. Vax"


    Benarkah demikian? Berikut cek faktanya. 


    [Cek Fakta] Foto Darah Orang yang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Berubah Warna? Begini Faktanya


    Penelusuran:
    Dari hasil penelusuran, klaim pada foto yang beredar bahwa darah orang yang sudah divaksin covid-19 mengalami perubahan warna adalah salah. Faktanya, klaim ini telah dibantah para ahli. 

    Asisten profesor di Departemen Onkologi Radiasi di Institut Kanker Huntsman, Fakultas Kedokteran Universitas Utah, Skyler Johnson mengatakan bahwa memang warna darah berbeda dan bercorak namun itu tidak ada hubungannya dengan vaksin covid-19.
     

    "Gambar itu terbukti salah. Tidak ada teorinya atau secara biologis tidak akal untuk gagasan bahwa vaksin dapat mengubah warna darah seseorang.” kata Johnson, berbicara kepada Reuters melalui email.


    Hal serupa diungkapkan Dr Paul Strengers, seorang konsultan di Asosiasi Plasma dan Fraksi Internasional, yang mengatakan darah bisa datang dalam "berbagai warna", tetapi tidak ada yang terkait dengan vaksin.

    “Darah datang dalam berbagai warna, termasuk merah, biru, hijau dan ungu. Warna ini dapat ditelusuri oleh molekul protein yang membawa oksigen dalam darah.

    Protein yang berbeda menghasilkan warna yang berbeda. Misalnya, jika seseorang telah makan makanan yang sangat berlemak, warna darah pada hari berikutnya akan menunjukkan bahwa, setelah pendinginan, permukaan plasma darah (kuning) berubah menjadi putih. Alasannya adalah bahwa di permukaan lemak dalam darah mengambang di plasma dan ada lapisan lemak putih.

    Vaksinasi, bagaimanapun, meningkatkan konsentrasi antibodi spesifik dalam tubuh “sebagai konsekuensi dari pemicu (antigen) dalam vaksin,” kata Strengers, yang menambahkan: “Antibodi [spesifik] tidak memiliki warna.”


    [Cek Fakta] Foto Darah Orang yang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Berubah Warna? Begini Faktanya


    Kesimpulan:
    Klaim pada foto yang beredar bahwa darah orang yang sudah divaksin covid-19 berubah warna adalah salah. Faktanya, klaim ini telah dibantah pra ahli. 

    Informasi ini masuk kategori hoaks jenis fabricated content (konten palsu). Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta. Biasanya, fabricated content berupa informasi lowongan kerja palsu dan lain-lain.


    [Cek Fakta] Foto Darah Orang yang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Berubah Warna? Begini Faktanya



    Referensi:
    https://www.reuters.com/article/factcheck-coronavirus-blood-idUSL1N2QO0NK


    *Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel [email protected] atau WA/SMS ke nomor 082113322016

     

    (WAN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id