comscore

[Cek Fakta] Beredar Foto Pelaku Penculikan Anak di Pekanbaru? Ini Faktanya

Wanda Indana - 03 Desember 2021 15:20 WIB
[Cek Fakta] Beredar Foto Pelaku Penculikan Anak di Pekanbaru? Ini Faktanya
Tangkapan layar unggahan hoaks di media sosial
Beredar foto yang diklaim memperlihatkan para pelaku penculikan anak yang beroperasi di wilayah di Pekanbaru, Riau. Foto beredar di media sosial. 

Akun Facebook Ucok Hardiansyah Ucok ikut membagikan foto itu pasa Selasa, 30 November 2021. Akun ini mengunggah gambar tangkapan layar status WhatsApp berisi foto selebaran memuat 9 wajah diklaim pelaku penculikan dengan narasi sebagai berikut:
 

"WASPADA PENCULIKAN ANAK
.
share yaa khusus daerah pekanbaru"


Benarkah demikian? Berikut cek faktanya.


[Cek Fakta] Beredar Foto Pelaku Penculikan Anak di Pekanbaru? Ini Faktanya


Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim pada foto yang beredar memperlihatkan para pelaku penculikan anak di Pekanbaru adalah salah. Faktanya, informasi ini adalah hoaks lama yang kembali beredar. 

Dilansir suara SuaraRiau.id, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Pria Budi menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut hoaks. Dia mengungkapkan bahwa kasus penculikan sampai dengan hari ini di Pekanbaru tidak ada. 
 

"Itu hoaks, kita perlu waspada namun jangan termakan isu hoaks yang akan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat," kata Pria Budi saat dikonfirmasi, Jumat 10 September 2021.


Penelusuran selanjutnya, ditemukan fakta bahwa informasi hoaks foto pelaku penculikan anak sudah beredar pada 2018. Artikel berjudul "Sebar Hoax Wajah Penculik Anak di Medsos, Emak-emak Dijemput Polisi" yang dimuat situs detik.com pada 3 November 2018, menjelaskan bahwa Polres Blitar menjemput seorang ibu yang menyebarkan hoaks di akun facebooknya, bernama Zarika Oktavianti. Warga Desa Sawentar Kecamatan Kanigoro ini menggungah foto salah satu pria yang ditulis sebagai pelaku penculikan anak.

Pihak kepolisian yang menyatakan informasi itu hoaks, langsung menjemput wanita berusia 30 tahun itu di rumahnya.
 

"Kami langsung jemput yang bersangkutan di rumahnya semalam untuk meminta keterangan terkait postingannya di facebook itu," kata Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha, Sabtu 3 November 2018.


Dilansir Faktualnews.co, akun Facebook milik Zarika Oktavianti, sudah diperiksa terkait motif menyebarkan hoaks penculikan anak di Blitar. Dari pemeriksaan, ibu pemilik akun ini diketahui kalau dia tidak pernah mengikuti atau membaca berita hanya mengikuti isu-isu di media sosial.

“Jadi ibu ini mengupload tanpa pengetahuan yang penuh, jarang mengikuti pemberitaan dan hanya mengikuti media sosial. Apalagi ibu ini punya anak satu dan tinggal sendiri di rumah suaminya pulang malam jadi muncul naluri keibuannya untuk mengajak waspada menjaga anak,” ungkap Kapolres Blitar, AKBP Anisullah M Ridha, Sabtu 3 November 2018).

Selanjutnya, dari keterangan tersebut polisi mengetahui kalau ibu ini punya niat baik tapi caranya yang salah. Dan polisi menyuruh ibu ini untuk tidak mengulangi perbuatannya dengan menulis pernyataan bertandatangan.

“Atas pertimbangan itu kita hentikan penyelidikan sampai disini. Dan ibu ini telah meminta maaf kepada masyarakat atas unggahan dimedia sosialnya,” ujarnya



Kesimpulan:
K
laim pada foto yang beredar memperlihatkan para pelaku penculikan anak di Pekanbaru adalah salah. Faktanya, informasi ini adalah hoaks lama yang kembali beredar.

Informasi ini jenis hoaks false context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.


[Cek Fakta] Beredar Foto Pelaku Penculikan Anak di Pekanbaru? Ini Faktanya


Referensi:
https://faktualnews.co/2018/11/03/penyebar-hoaks-penculikan-anak-di-blitar-diperiksa-polisi-ini-alasannya/106531/
https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4286014/sebar-hoax-wajah-penculik-anak-di-medsos-emak-emak-dijemput-polisi


*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016

 

(WAN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id