Ahok Batal Jadi Dirut Pertamina karena Kasar, Galak, dan Mantan Napi? Ini Faktanya

    Wanda Indana - 19 November 2019 15:30 WIB
    Ahok Batal Jadi Dirut Pertamina karena Kasar, Galak, dan Mantan Napi? Ini Faktanya
    Tangkapan layar pemberitaan palsu dari media sosial
    Akun Twitter @arif_sumono membagikan cuitan yang menyebut mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok batal menjadi dirut Pertamina. Cuitan itu diunggah pada Sabtu, 16 November 2019.

    Disebutkan dalam kicauan itu, batalnya Ahok menjadi dirut Pertamina karena memiliki sifat kasar, galak. Pula, Ahok juga pernah dipenjara.

    Berikut secara lengkap kicauan akun @arif_sumono:

    Ahok @basuki_btp batal jadi Dirut @pertamina. Sb Ahok kasar, galak, arogan, mantan Napi dll..dsb.

    Mungkin kita harus bersabar menunggu HRS @HABIBRIZIEQFPI pulang dari Arab, yg lebih santun, bukan mantan Napi.. Untuk jadi Dirut Pertamina.

    Setujuu...???



    Ahok Batal Jadi Dirut Pertamina karena Kasar, Galak, dan Mantan Napi? Ini Faktanya



    Penelusuran:
    Setelah dilakukan penelusuran oleh Tim Cek Fakta Medcom.id, klaim yang menyebut Ahok batal menjadi dirut Pertamina karena kasar, galak, dan pernah dipidana, adalah salah. Merujuk pemberitaan Medcom.id melalui artikel berjudul "Kata Ahok saat Dikabarkan Jadi Pejabat Tinggi Pertamina" yang tayang pada Kamis, 14 November 2019, Ahok hanya dikabarkan akan menggantikan Tanri Abeng sebagai Komisaris Utama Pertamina.

    Kabar Ahok menjadi pejabat tinggi PT Pertamina mengemuka ketika ia bertemu dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pada Rabu, 13 November 2019. Hingga saat ini, belum ada keputusan terkait penunjukkan Ahok sebagai pejabat tinggi di Pertamina.


    Berikut secara lengkap, isi artikel yang ditayangkan Medcom.id:

    Jakarta: Basuki Tjahaja Purnama atau biasa dipanggil Ahok dikabarkan akan menjadi pejabat tinggi PT Pertamina (Persero). Hal itu mengemuka ketika ia bertemu dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir Rabu pagi.
     
    Menanggapi pertemuan itu, Ahok mengaku diminta oleh Menteri BUMN Erick untuk menjadi pemimpin di salah satu perusahaan BUMN. Terlepas dari itu, kabar yang sudah luas tersebar akhirnya dinanti-nantikan oleh khalayak. Apalagi, ada kabar yang beredar bahwa Ahok akan menggantikan Tanri Abeng sebagai Komisaris Utama Pertamina.
     
    Hal itu karena masa jabatan Tanri akan habis. Saat dikonfirmasi perihal tersebut, Ahok mengakui belum mengetahui secara pasti posisi atau jabatan apa yang akan ditugaskannya. Ia hanya menegaskan bahwa dirinya bersedia ditempatkan dimanapun jika itu adalah amanah dari negara.

    "Belum tahu posisinya. Saya diamanahkan hanya mau membantu negara," ungkapnya, kepada Medcom.id, Kamis, 14 November 2019.
     
    Lebih lanjut, Ahok juga menegaskan bahwa ia belum tahu apakah dirinya bakal menduduki posisi penting di perusahaan migas pelat merah terbesar di Indonesia, PT Pertamina (Persero) atau tidak. "Belum pasti (Pertamina)," ucapnya singkat.
     
    Ahok pun terpantau sudah masuk persyaratan menjadi pejabat perusahaan BUMN. Hal itu dikatakan Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga. "Semua peraturan perundang-undangan pasti dipenuhi ketika seseorang ditugaskan di BUMN," pungkas Arya.



    Ahok Batal Jadi Dirut Pertamina karena Kasar, Galak, dan Mantan Napi? Ini Faktanya


    Kesimpulan:
    Klaim yang menyebut Ahok batal menjadi dirut Pertamina adalah salah. Kabar bohong itu masuk dalam kategori Misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
     
    Misleading contentdibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.


    Baca: Mengenal Tujuh Jenis Hoaks


    Referensi:
    https://www.medcom.id/ekonomi/energi/gNQ0RXaK-kata-ahok-saat-dikabarkan-jadi-pejabat-tinggi-pertamina


    Sumber:
    https://twitter.com/arif_sumono/status/1195587217436987393

     



    (WAN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id